#tumbai#orangabung(1)

Daerah Asal Suku Abung (1)

( kata)
Daerah Asal Suku Abung (1)
Ilustrasi (Google image)

TEMPAT tinggal masyarakat Abung yang kini terbagi dalam 19 suku dan digambarkan dengan tingkatan yang lebih luas. Tersebar dari bagian timur pegunungan Lampung yang tertutup hutan hujan tropis di bagian barat hingga pantai berawa di laut Jawa di bagian timur. Biasanya permukiman orang Abung menempati tepi aliran sungai.

Bagian selatan garis pada peta yang dapat ditarik dari bagian hulu Way Seputih di permukiman Sukadana hingga laut timur, sifat tanahnya telah berubah. Tanah ini cocok untuk pertanian. Namun, suku Abung hingga saat ini tidak lagi memiliki peradaban yang maju. Di wilayah ini penduduk Pubian lama mendesak orang Abung hingga terus ke selatan. Hanya di wilayah timur, bagian selatan Sukadana, suku Abung Unji berhasil melakukan perebutan hingga bagian tepi wilayah Pubian.

Desertifikasi yang terus-menerus terjadi di lingkungan tempat tinggal suku Abung hanya merupakan akibat dari kolonisasi masyarakat ini. Hingga kini, suku Abung masih mempertahankan sistem ekonomi yang diwariskan sejak zaman nenek moyang. Lambat laun, hutan berkurang akibat penebangan yang dilakukan orang Abung dan alang-alang tumbuh di ladang setelah panen padi pertama.

Jika suku Abung di wilayah timur laut yang sekarang hidup dengan mata pencaharian sebagai nelayan, masih tersisa lahan milik suku Abung di wilayah selatan yang hingga kini hidupnya bergantung pada pengolahan lahan dengan membuka hutan. Jika dibandingkan dengan tingkat desertifikasi yang terjadi sekarang di wilayah ini, dapat disimpulkan wilayah belum mampu menghidupi banyaknya generasi orang Abung. Hingga saat ini, terhitung jumlah keseluruhan orang Abung sekitar 200 ribu orang sehingga timbul pertanyaan mengenai tempat asal bangsa ini.

Di wilayah timur terdapat laut. Perkampungan asli masyarakat Abung dari perantauan tergeser akibat adanya asosiasi budaya masyarakat ini. Di wilayah perbatasan bagian selatan ditempati suku Abung dari wilayah utara hingga saat ini dan suku Paminggir yang berbudaya maju dari pantai selatan Sumatera dari wilayah selatan orang Pubian. Untuk itu, hanya tersisa wilayah utara dan barat sebagai tempat asal orang Abung yang masih ada saat ini.

Di wilayah utara, di seberang rawa Tulangbawang mulai berdiri permukiman di bagian paling selatan oleh orang Melayu-Palembang yang telah memiliki budaya maju, di tepi sungai Mesuji. Oleh karena itu, hanya bagian barat dan barat laut saja yang tersisa sebagai daerah asal.

Dapat disimpulkan masyarakat Abung dari semua suku di dataran rendah, suku-suku tersebut dapat dikatakan sama dengan leluhur mereka dulu berpindah ke wilayah sekarang ini. Seiring waktu, berdasarkan keterangan yang didapat, tidak dilakukan adanya kesepakatan mengenai pengambilan wilayah. Untuk kepentingan ilmiah, pengetahuan ini tidak dicantumkan dalam sejarah. Seterusnya, putra mahkota dari Palembang dikenal sebagai leluhur mitis dari Jawa Barat.

Baru dapat disimpulkan, selalu disebut-sebut sebuah nama yang berkaitan dengan tanah asal orang Abung, ketika penduduk du Bois pada abad-abad sebelumnya dan Controller Canne sekitar 1860 pernah mendengar. Para penyimbang, ketua adat, menyampaikan informasi masyarakat Sekala Bkhak berpindah dari daerah pegunungan menuju dataran rendah. Awalnya, tidak seorang pun tahu mengenai letak wilayah ini sebelum penyimbang memberikan keterangan.

Resnsi buku Fauzie Nurdin, guru besar Filsafat Sosial dan budayawan Lampung yang berjudul Orang Abung.

Berita Terkait

Komentar