#krimina;#pencurian

Curi Ponsel, Warga Pringsewu Utara Diciduk Polisi

( kata)
Curi Ponsel, Warga Pringsewu Utara Diciduk Polisi
Tim Tekab 308 amankan pelaku curat di Pringsewu. Dok.

Pringsewu (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Polres Pringsewu mengamankan FR (26) warga Gang Kepunden, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamtan Pringsewu, yang diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) Rabu, 24 Maret 2020 pukul 21.30 WIB.

Dalam melaksanakan aksinya, pelaku masuk halaman rumah korban Muji Winarno (56) ASN, Warga Gang Kepunden, Kelurahan Pringsewu Utara Kecamatan Pringsewu, dengan memanjat tembok belakang rumah lalu masuk kedalam melalui jendela belakang dan menggondol empat unit Hand Phone.

Kasat Reskrim AKP. Sahril Paison, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP. Hamid Andri Soemantri, mengatakan, kejadian pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 11 Maret 2020 sekitar pukul 02.30 WIB. Saat ditangkap korban sedang tidur lelap.

Sekitar pukul 04.30 WIB korban terbangun dan melihat jendela bagian belakang sudah terbuka dan ketika korban mengecek barang  miliknya ternyata tidak ada seperti satu unit HP merk Vivo Y 93, satu unit HP merk Xiomi Redmi Note 4, dan dua unit HP Nokia 105 DS.

"Ke empat HP tersebut berada diatas meja ruang keluarga," ungkapnya.

Korban lalu lapor ke Polres Pringsewu. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas pelaku. “Pelaku akhirnya ditangkap di kediamanya Rabu 24 Maret 2020 pukul 21.30 WIB," kata Kasat Reskrim.

Dari hasil penyidikan, pelaku mengaku pencurian dilakukan sendirian dengan cara memanjat tembok dan mengambil ponsel di dalam rumah korban.

AKP. Sahril Paison mengatakan beberapa hari kemudian, pelaku ini menjual barang hasil curian melalui  facebook menggunakan akun palsu (samaran). Ponsel merek Vivo Y 93 oleh pelaku dijual secara cash on delivery (COD) kepada seseorang yang tidak pelaku kenal seharga Rp1.5 juta.

Kemudian, setelah ponsel terjual, pelaku menghapus akun palsu media sosial tersebut. "Setelah ditelusuri kemana uang hasil penjualan ponsel tersebut pelaku mengatakan bahwa uangnya sudah habis untuk membeli kebutuhan sehari-hari," ungkap Sahril.

Dia menambahkan, ternyata pelaku juga pernah mencurian ponsel di rumah salah seorang warga Kelurahan Pringsewu Utara, dan saat ini masih dalam pengembangan.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 3e,5e KUHP tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar