#petani#sawah

Masa Tanam di Metro Tak Terganggu Musim Hujan

( kata)
Masa Tanam di Metro Tak Terganggu Musim Hujan
Tampak persawahan di Kota Metro yang saat ini sedang dalam tahap pengolahan lahan. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Curah hujan cukup tinggi di Bumi Sai Wawai dinilai tidak memengaruhi masa tanam (MT) 1. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Herry Wiratno.

Menurut Herry, curah hujan justru sangat membantu proses pengolahan lahan. "Para pembajak tidak lagi kesulitan apalagi di 15 Desember nanti kita sudah tutup tanam," kata dia, Kamis, 11 November 2021.

Dia menambahkan, dari 2.923 hektare sawah yang ada di Bumi Sai Wawai hingga tutup tanam nanti terbilang cukup. Namun, setelah itu PU akan melakukan menjadwalan gilir air. 

"Ketersediaan air cukup, selama pengolahan lahan kita mendapat 1,4 liter perdetik. Kemudian setelah tutup tanam kita hanya mendapat 0,6 liter perdetik. Pasti nanti akan diadakan pola gilir, artinya akan ada jadwal gilir," tambahnya.

Dia menjelaskan, pada MT 1 ini yang memang memasuki musim penghujan Herry menyarankan kepada masyarakat untuk menanam padi jenis Inpari 32 dan 42. Kemudian petani juga diharapkan untuk melakukan gerakan pengendalian (Gerdal) seperti gropyokan.

"Kita sarankan untuk menanam padi jenis Inpari 32 dan 42. Lalu mulai sekarang juga harus melakukan gropyokan agar hama tikus dapat terusir. Hama tikus ini masih banyak," jelasnya.

kemudian jika curah hujan tetap tinggal, lanjutnya, kerap terjadi yang namanya hawer pelepah daun. Dimana, Penyakit hawar pelepah padi yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani Kühn AG-1. Biasanya menyerang pohon padi yang usianya 40 hari ke atas.

"Pengendalian penyakit ini sulit dilakukan karena patogennya memiliki inang yang beragam. Patogen selalu tersedia di tanah dan dapat bertahan hidup dalam bentuk aktif maupun dorman. Keparahan penyakit hawar pelepah terus meningkat akhir-akhir ini di Indonesia, terutama di daerah pertanian padi yang intensif," pungkasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar