#beritalampung#beritabandarlampung#nelayan

Cuaca Tak Menentu, Tangkapan Ikan Nelayan Turun Hingga 50 Persen

( kata)
Cuaca Tak Menentu, Tangkapan Ikan Nelayan Turun Hingga 50 Persen
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Akibat cuaca ekstrem ditambah lagi musim terang bulan membuat tangkapan ikan nelayan menjadi berkurang.

Oji, nelayan di Gudang Lelang, Bandar Lampung mengatakan cuaca sekarang ini tidak bisa diprediksi. "Terkadang sebelum kapal berangkat ke tengah laut ombaknya kecil. Namun setelah kita berangkat ke tengah ombaknya naik," kata Oji, Senin, 17 Oktober 2022.

Menurutnya hal tersebut membuat sebagian nelayan di Kota Bandar Lampung kesusahan mencari ikan. Hasil tangkapan ikan tak sebanding dengan modal perbekalan yang dikeluarkan.

Selain itu, arus dibawah laut saat ini juga deras berbeda denga arus di permukaan atas. Hal tersebut juga ikut memengaruhi hasil tangkapan ikan. "Aarus bawah itu berbeda, nelayan sudah tebar jaring menurut feeling kita disini yang tepat. Karena arusnya kesana pasti ikan larinya kesini tidak tahunya arus dibawah beda lagi," kata Oji.

Baca juga:  Residivis Pencurian Bobol Rumah Warga Pugung Tanggamus, Gasak 4 Ponsel

"Hasil tangkapan ikan menurun yang tadinya 3 sampai 4 ton sekali berangkat sekarang paling dapet 2 sampai 2,5 ton. Jadi menurun 25 sampai 50 persen hasil tangkapan dari cuaca normal," lanjutnya.

Menurutnya, nelayan saat ini berangkat menangkap ikan cuman dengan harapan. "Harapan pulang bisa dapat ikan banyak karena kalau tidak berangkat juga engga ada penghasilan," tambahnya.

Kariri, nelayan lainnya juga mengatakan sekarang ini lagi susah mencari ikan karena faktor cuaca dan lagi musim terang bulan. Arus di tengah laut juga tidak menentu.

"Ikan hasil tangkapan dilelang atau dijual ke semacam tengkulak. Kemudian kadang ada yang membeli dari daerah Pringsewu, Kotabumi, dan Metro. Ada juga yang ke luar daerah Lampung seperti Jakarta," ujarnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar