#beritalampung#beritabandarlampung#bpbd#bencanaalam

Cuaca Ekstrem, Warga Bandar Lampung Harus Bersiap Mitigasi Bencana

( kata)
Cuaca Ekstrem, Warga Bandar Lampung Harus Bersiap Mitigasi Bencana
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah bangunan di Bandar Lampung mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa waktu belakangan ini. Plt Kepala BPBD Bandar Lampung Antoni Irawan meminta masyarakat waspada terhadap cuaca yang tidak dapat diduga.

Baru-baru ini, sejumlah rumah warga rusak akibat hujan dan angin lebat di wilayah Kecamatan Kemiling. Kemudian 2 rumah di Kelurahan Gudang Lelang, Kecamatan Bumiwaras tersapu ombak. Serta terdapat peristiwa pohon roboh yang menimpa kendaraan dan rumah makan di Langkapura.

Antoni mengatakan pihaknya selalu menyiagakan tim untuk melakukan penanganan bencana. BPBD telah membentuk tim di setiap kecamatan untuk bisa bergerak cepat jika terjadi bencana.

Baca juga: Salah Sasaran, Warga Buminabung Pukul Warga Rumbia Hingga Tewas

"Personel kami siap menerima laporan dan melakukan penanganan karena sudah terbentuk pos-pos penyelamatan hampir di semua kecamatan," ujarnya, Rabu, 21 September 2022.

Ia mengimbau untuk menghindari wilayah rawan bencana terlebih ketika sedang hujan. Dibutuhkan kesadaran masyarakat Kota Bandar Lampung untuk bisa melakukan mitigasi bencana secara mandiri.

Selain tanah longsor, kata dia, luapan air juga kerap terjadi di sejumlah titik terlebih di jalan protokol. Masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi banjir saat debit air meningkat.

"Perlu keterlibatan masyarakat juga dalam mitigasi bencana, kami siap turun ke lapangan jika ada laporan dari masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan kajian risiko bencana (KRB) BPBD Bandar Lampung, terdapat 3.038 Ha luas wilayah di Kota Bandar Lampung rawan longsor. Wilayah tersebut terbagi di 15 kecamatan antara lain Telukbetung Barat 454 Ha, Telukbetung Timur 522 Ha, Telukbetung Selatan 50 Ha, Bumiwaras 37 Ha, Panjang 344 Ha, Kedamaian 136 Ha, Telukbetung Utara 37 Ha, Tanjungkarang Pusat 82 Ha, Enggal 12 Ha, Tanjungkarang Barat 153 Ha, Kemiling 461 Ha, Langkapura 38 Ha, Kedaton 45 Ha, Rajabasa 3 Ha, dan Sukabumi 663 Ha.

Sementara itu, berdasarkan sumber yang sama luas wilayah rawan banjir di Bandar Lampung mencapai total 9.353 Ha di 20 kecamatan. Antara lain Telukbetung Barat 171 Ha, Telukbetung Timur 329 Ha, Telukbetung Selatan 187 Ha, Bumiwaras 352 Ha, Panjang 651 Ha, Tanjungkarang Timur 195 Ha, Kedamaian 586 Ha, Telukbetung Utara 291 Ha, Tanjungkarang Pusat 222 Ha, Enggal 265 Ha, Tanjungkarang Barat 221 Ha, Kemiling 370 Ha, Langkapura 443 Ha, Kedaton 294 Ha, Kedaton 294 Ha, Rajabasa 439 Ha, Tanjungsenang 719 Ha, Labuhanratu 420 Ha, Sukarame 1.044 Ha, Sukabumi 1.188 Ha, dan Way Halim 465 Ha.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar