#LampostWeekend#ReporterCilik#Wawancara#PimpinanWilayahBRILampung&BengkuluYoshuaPaltiHutapea

CSR Membangun Negeri

( kata)
CSR Membangun Negeri
Tim Reporter Cilik Lampung Post (Ikhtiara Aini, Ramania Maulida Safa, dan Werly Shofa Mardiah) mewawancarai Pimpinan Wilayah BRI Lampung & Bengkulu Yoshua Palti Hutapea di ruang kerjanya. Lampung Post/Zainuddin

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Halo sahabat reporter cilik Lampung Post! Kita kembali bertemu dengan cerita dan pengalaman baru. Beberapa waktu lalu, tiga reporter cilik Lampung Post mengunjungi kantor BRI Bandar Lampung. Di sana, reporter cilik melihat-lihat berbagai ruangan dan layanan.
Ditemani Pimpinan Wilayah BRI Lampung & Bengkulu Yoshua Palti Hutapea, reporter cilik menyambangi ruangan BRI Prioritas. Tempat itu disiapkan untuk nasabah yang memiliki saldo minimal Rp500 juta. Terdapat beberapa ruangan yang bisa dipakai nasabah untuk rapat.
Setelah itu, reporter cilik melihat-lihat aktivitas nasabah reguler. Ada e banking corner yang memudahkan nasabah bertransaksi dengan memanfaatkan koneksi internet. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di tempat itu adalah mengisi formulir elektronik. Ada pegawai yang bertugas membantu nasabah di e banking corner tersebut.
Setelah melihat-lihat, reporter cilik mendapat kesempatan mewawancara Bapak Yoshua tentang corporate social responsibility (CSR). Ternyata, aktivitas perbankan bukan hanya soal tabungan, melainkan juga kegiatan sosial melalui CSR. Mari simak wawancara reporter cilik dengan Bapak Yoshua berikut.

Selamat siang, perkenalkan kami reporter cilik Lampung Post. Saya Ikhtiara Aini, teman saya Ramania Maulida Safa dan Werly Shofa Mardiah, ingin mewawancara Bapak tentang CSR BRI.

Halo, selamat datang reporter cilik. Bapak senang sekali bisa menyambut kedatangan kalian. Apa saja yang ingin kalian ketahui tentang CSR?

Pak, apa yang dimaksud dengan CSR?

Ya, terima kasih atas pertanyaannya. CSR adalah program sosial untuk memberdayakan masyarakat, yang merupakan tanggung jawab suatu perusahaan. Perusahaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tapi juga jangka panjang yang memberi manfaat bagi lingkungan.

Apakah BRI juga memberikan CSR, Pak?

Ya, tentu saja. Sebagai BUMN, BRI memberikan CSR sejak 2013 sesuai UU.
BRI memberikan CSR dengan harapan bisa membangun masyarakat demi kesejahteraan bangsa. CSR BRI mengusung tagline Bangga Berindonesia. Melalui tagline itu, BRI menyatakan kebanggaannya dapat turut berkontribusi membangun negeri ini.

Berapa besaran CSR BRI dan apakah nilainya terus bertambah, Pak?

Melalui CSR, BRI ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa kami berorientasi pada jangka panjang. Khusus di Bandar Lampung, CSR hingga 10 Des 2017 sebesar Rp4,2 miliar. Nilai tersebut meningkat dibanding 2016 sebesar Rp2 miliar.

CSR BRI ditujukan pada bidang apa saja, Pak?

Program-program CSR BRI terus dikembangkan agar bisa memberi manfaat lebih besar bagi lingkungan. Besaran CSR sekitar 5% dari keuntungan tahun sebelumnya. Misalnya keuntungan tahun lalu Rp100, CSR tahun ini Rp5. CSR dikucurkan untuk banyak bidang, antara lain membantu korban bencana alam, beasiswa bagi siswa tidak mampu, bidang kesehatan, hingga sarana dan prasarana umum. Beberapa waktu lalu, kami menyelenggarakan operasi katarak dan membuat sumur bor di Pasar Pasir Gintung. Pasar tersebut cukup penting karena menampung hasil bumi dari berbagai daerah, seperti Gisting dan Liwa. Sebelumnya kami juga menanam pohon untuk mengatasi erosi.

Apa tujuan BRI memberi CSR, Pak?

BRI telah berusia 122 tahun. BRI ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa orientasi kami jangka panjang sekaligus patuh pada UU yang mengatur tentang CSR. Dengan pemberian CSR, lingkungan akan semakin sejahtera. Dengan begitu, masyarakat bisa memberi keuntungan dengan memanfaatkan layanan perbankan BRI, seperti tabungan.

Apa pesan Bapak untuk kami?

Bapak berpesan, rajinlah membaca. Tekuni hobi dan minat kalian. Berusahalah dengan baik untuk meraih cita-cita kalian.

Terima kasih atas kesempatan wawancara ini, Pak. Kami doakan Bapak selalu sehat dan BRI semakin dicintai masyarakat. Sebelum pamit kami ingin menunjukkan yel-yel. Reporter cilik Lampung Post, berani bertanya untuk memberi tahu dunia, yes!

Delima Natalia Napitupulu/Tim Repcil Lampost





Komentar