#crepessnack#kuliner

Crepes Snack Kekinian dengan Sensasi Gurih dan Garing

( kata)
Crepes Snack Kekinian dengan Sensasi Gurih dan Garing
Lampost.co/Nur Jannah

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menikmati kuliner martabak mungkin sudah terlalu sering dan biasa. Tidak ada salahnya menikmati inovasi dari makanan berbahan dasar gula dan susu yang sering dikenal dengan crepes.

Jenis makanan ringan satu ini sangat mudah ditemukan, salah satunya Crepes Achan yang terletak di Chandra Kemiling, Bandar Lampung.

Pemilik Crepes Achan Wendy Suryawan mengatakan, crepes merupakan makanan ringan yang berasal dari martabak, hanya saja bahan dasarnya sedikit dirubah. Jika martabak adonanya dari air, maka crepes dibuat dari susu.

" Basicnya crepes ini memang martabak, bedanya kalau martabak pake air, dan crepes pake susu," ujar Wendi.

Untuk mendapatkan tekstur yang pas, garing, dan tidak lengket, juga tidak mudah melempem dibutuhkan takaran adonan yang pas. Untuk 1 kg tepung terigu mampu menghasilkan 30 pcs crepes.

"Kalau adonanya terlalu encer, crepes akan mudah melempem, maka takaranya harus pas. Normalnya crepes mampu bertahan garingnya sekitar 3 jam," paparnya.

Snack kekinian satu ini, di Lampung mulai dikenal sejak satu tahun terakhir. Untuk satu lembar crepes dijual dengan harga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp8ribu - Rp13 ribu.

"Untuk satu toping harganya Rp8 ribu, dua toping Rp10 ribu, dan tiga toping Rp13 ribu saja," jelasnya.

Crepes Achan yang buka mulai dari pukul 11.00 - 21.00 WIB tersedia aneka varian toping. Diantaranya mesis, keju, oreo, green tea, tiramisu, blue berry, strawberi, dan pisang.

Crepes yang berasal dari bahan baku martabak yakni gula, tepung , dan susu tersebut, begitu juga dengan proses pemanggangan yang mirip dengan pembuatan martabak yakni dipanaskan diatas  kompor dan cetakan.

Selain memiliki sensasi rasa manis, garing dan tipis membuat snack satu ini mudah dikenal dan diterima masyarakat Lampung. " Jadi supaya mudah, ada alat penipis supaya crispy, crepes sebelum trend di Lampung sudah lebih dulu ada di Jakarta," tegasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar