#viruscorona#covid-19#beritanasional

Covid-19 Sangat Menular dari Pasien Yang Terinfeksi dalam 5 Hari Pertama

( kata)
Covid-19 Sangat Menular dari Pasien Yang Terinfeksi dalam 5 Hari Pertama
Ilustrasi. Pixabay


Jakarta (Lampost.co): Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa pasien covid-19 menjadi 'sangat menular' pada awal penyakit, dan memuncak dalam lima hari pertama saat gejala muncul.

Melansir Forbes, ini merupakan periode waktu yang sangat singkat sehingga para peneliti percaya hal itu dapat menjelaskan mengapa pandemi begitu sulit untuk dikendalikan dan berhasil menyebar begitu cepat.

Dalam penelitian yang diterbitkan di The Lancet Microbe, menunjukkan bahwa pasien memiliki tingkat virus "hidup" yang tinggi yakni mampu menggandakan dan berpotensi menginfeksi orang lain dalam lima hari pertama setelah menunjukkan gejala.

Tingkat virus hidup yang tinggi ini memberi kesan bahwa pasien covid-19 'sangat menular' sejak dini, sehingga diperlukan pelacakan kontak dan isolasi yang cepat.

Meskipun tidak ada virus hidup yang terdeteksi setelah sembilan hari, fragmen materi genetik virus, dalam beberapa kasus, dapat dideteksi selama berminggu-minggu setelahnya, sehingga beberapa tes yang digunakan untuk menentukan penularan tidak akurat.

Dr. Muge Cevik, penulis utama studi tersebut, mengatakan bahwa temuan tersebut menunjukkan tes PCR berulang, tes laboratorium akurat yang digunakan untuk mendeteksi materi genetik virus.

"Ini mungkin tidak sesuai untuk menentukan apakah seseorang tidak lagi menular dan mampu menghentikan isolasi diri. karena hasil dapat tetap positif lebih lama dan tidak selalu menunjukkan bahwa mereka dapat menularkan virus kepada orang lain," ujar Cevik.

Namun penemuan kali ini sejalan dengan studi pelacakan kontak yang menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa penularan virus terjadi sangat awal. Terutama dalam lima hari pertama setelah timbulnya gejala, yang menunjukkan pentingnya isolasi diri segera setelah gejala dimulai.

Cevik menegaskan penting untuk meningkatkan kesadaran tentang gejala covid-19, yang meliputi hilangnya penciuman dan rasa, suhu tinggi dan batuk baru yang terus menerus, sehingga individu dapat sadar dan mengisolasi diri secara cepat.

Disisi lain, para peneliti menjelaskan alasan penularan covid-19 yang "berumur pendek" sangat sulit untuk ditahan jika dibandingkan dengan virus korona lain seperti MERS atau SARS.

Viral load covid-19, yaitu berapa banyak virus hidup yang ada, mencapai puncaknya jauh lebih awal daripada virus korona lainnya, biasanya dalam lima hari pertama.

Untuk MERS, ini adalah 7 hingga 10 hari dan SARS 10 hingga 14 hari setelah gejala mulai, sehingga memberi lebih banyak waktu untuk melacak dan mengisolasi kontak potensial.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar