#covid-19#india

Covid-19 Mengganas, Sistem Kesehatan India Kacau Balau

( kata)
Covid-19 Mengganas, Sistem Kesehatan India Kacau Balau
Suasana kremasi massal korban meninggal akibat Covid-19 di New Delhi, India. Antara Foto/Reauters


New Delhi (Lampost.co) -- India kembali mencatat kasus harian virus korona (Covid-19) tertinggi di dunia dengan angka 332.730. Total, kasus Covid-19 di India sudah melampaui 16 juta. Ledakan kasus Covid-19 baru itu membuat sistem kesehatan India kacau balau.

Angka kematian juga bertambah sebanyak 2.263 kasus. Menurut data Kementerian Kesehatan, total kematian akibat pandemi covid-19 mencapai 186.920 kasus.

Baca juga: India Krisis Oksigen akibat Kasus Covid-19 Meroket

Wabah covid-19 kembali melonjak tajam setelah pemerintah melonggarkan aturan yang memungkinkan pertemuan agama dan politik besar-besaran berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Sistem perawatan kesehatan India 'menjerit' karena angka yang terus bertambah sangat banyak setiap harinya. Saat ini, mereka kekurangan oksigen, obat-obatan, dan tempat tidur di rumah sakit bagi pasien kritis.

"SOS - Persediaan oksigen kurang dari satu jam di Max Smart Hospital dan Max Hospital Saket. Lebih dari 700 pasien yang dirawat perlu bantuan segera," kata salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar di negara itu, Max Healthcare di Twitter, Jumat, 23 April 2021.

Setidaknya enam rumah sakit kehabisan pasokan oksigen di ibu kota India pada Kamis kemarin. Beberapa rumah sakit lainnya hanya tersisa sedikit sekali.

"Sebanyak 25 pasien dengan covid-19 parah meninggal dalam 24 jam terakhir. Kemungkinan besar akan terjadi krisis parah," seru Direktur Medis Rumah Sakit Sir Gangaram di New Delhi, dilansir dari AFP.

India telah mencatat sekitar 4 juta infeksi baru untuk bulan ini saja. Hal ini memupuskan harapan di awal tahun bahwa negara itu mungkin telah melewati pandemi terburuk.

Pakar kesehatan mengatakan India menjadi terlena selama musim dingin, ketika kasus harian sekitar 10.000 dan tampaknya terkendali. Pemerintah dinilai terburu-buru langsung mencabut pembatasan untuk memungkinkan pertemuan besar.

Beberapa negara telah melarang penerbangan dari India. Kanada, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Singapura telah memblokir kedatangan pesawat dari Negeri Bollywood tersebut.

Winarko







Berita Terkait



Komentar