#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritapesawaran

Covid-19 Klaster Keluarga Meningkat, Puskesmas di Pesawaran Diminta Gencar Sosialisasi Prokes

( kata)
Covid-19 Klaster Keluarga Meningkat, Puskesmas di Pesawaran Diminta Gencar Sosialisasi Prokes
Ilustrasi - Pixabay

Pesawaran (Lampost.co): Banyaknya penularan kasus positif covid-19 dari klaster keluarga, membuat Pemerintah Kabupaten Pesawaran memerintahkan puskesmas yang ada di wilayah Pesawaran untuk memberikan penyuluhan kembali terkait protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat.

Juru bicara Satgas penanganan covid-19 Kabupaten Pesawaran, Aila Karyus, mengatakan sampai saat ini ada 4 balita yang terkonfirmasi positif dari total 11 pasien.

"Keempatnya ini merupakan balita yang terpapar dari keluarganya. Ada yang dari orang tua ada juga dari kakeknya," jelasnya, Selasa, 15 September 2020.

Dia menjelaskan dari 4 balita yang positif Covid-19, dua diantaranya merupakan keluarga kontak erat pasien R yang merupakan sopir speed boat asal Kecamatan Telukpandan yang beberapa waktu lalu terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Ya hari ini penambahannya ada dua untuk balita, warga Kecamatan Telukpandan. Dua-duanya anak kecil satu berusia 5 bulan dan yang satunya 18 bulan. Keduanya kontak erat sama tuan R yang sopir speed boat kemarin. Keduanya merupakan cucu dari tuan R," ungkapnya. 

Sedangkan, lanjutnya, dua balita lainnya adalah warga Kecamatan Gedongtataan, yakni, balita berusia 18 bulan yang ibunya bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung dan satunya lagi merupakan bayi yang baru saja dilahirkan dari seorang ibu juga terkonfirmasi positif Covid-19. 

Mengantisipasi munculnya klaster keluarga baru penyebaran Covid-19, Aila mengaku telah melakukan pembicaraan bersama dengan Tim GTPP Kabupaten Pesawaran. Dirinya mengungkapkan GTPP Kabupaten Pesawaran akan kembali diaktifkan setelah beberapa waktu sempat dihentikan.

"Sudah diskusi dengan Pak Sekda selaku ketua harian tim gugus tugas, bahwa tim percepatan penanganan Covid-19 akan diaktifkan kembali. Jadi kami dari jajaran tim kesehatan akan meminta puskesmas untuk memberikan penyuluhan. Entah keliling-keliling pakai mobil pusling (puskesmas keliling) untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menjalankan protokol," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar