#beritalampung#beritalampungterkini#pendidikantinggi#kampusmerdeka

Civitas Akademis untuk Bertransformasi melalui Kampus Merdeka

( kata)
Civitas Akademis untuk Bertransformasi melalui Kampus Merdeka
Talk Show Kesiapan Transformasi SDM Aparatur di GSG Unila, Jumat, 23 September 2022. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Civitas akademis Universitas Lampung (Unila) perlu melakukan transformasi menuju era yang makin digital.Transformasi digital sangat penting untuk bisa bertahan di tengah kemajuan zaman.

Plt. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Prof. Nizam menyatakan hal itu dalam talk show Kesiapan Transformasi SDM Aparatur di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, Jumat, 23 September 2022. "Banyak kita lihat contohnya, dulu sangat-sangat populer, tapi sekarang perusahaan tersebut tinggal nama karena tidak bisa bertransformasi mengikuti perkembangan digital," katanya.

Baca juga: Harlah ke 57, Unila Komitmen Tegakkan Integritas 

Dia meminta organisasi pendidikan pun perlu beradaptasi dengan teknologi dan digitalisasi saat ini. Sebab, jika tertinggal sedikit saja, harus bersaing dengan kompetitor yang sudah mulai duluan.

Nizam juga mencontohkan pada 1990—2000-an Nokia adalah perusahaan telepon terbesar di dunia yang tertinggal karena tidak beradaptasi dengan perkembangan. "Itu terjadi karena Nokia tidak beradaptasi dengan perubahan saat ini. Kalau kita melihat perguruan tinggi dunia berubah dengan sangat cepat," ujarnya.

Dia meminta civitas akademis Unila harus mulai mengikuti disrupsi digital yang otomatis dijalankan sistem cerdas dan kemajuan robotika. Sistem tersebut dapat melakukan kontrol seperti manusia pada umumnya.

"Setiap kemajuan teknologi reduksi, pekerjaan-pekerjaan baru akan lahir dan akan muncul. Hari ini mungkin belum ada, jadi adik-adik harus jelas menyiapkan diri membangun kompetensi untuk dunia baru," katanya.

Menurut dia, karena disrupsi yang maju tersebut, tugas perguruan tinggi adalah menemukan masa depan mahasiswa menuju karier yang cemerlang.  "Itulah peran utama dari perguruan tinggi sehingga berbagai macam dunia profesi nantinya akan bisa dimasuki termasuk menginspirasi untuk menjadi untuk sepanjang perjalanan adik-adik di kampus karier senter ini berfungsi sebagai pendamping adik-adik," ujarnya.

Terakhir ia meminta perguruan tinggi harus menyiapkan adik-adik mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan. "Itulah spirit dari kampus merdeka karena kita sering lupa perguruan tinggi itu adalah jembatan dari dunia pendidik," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar