LigaInggrismanchesterunited

City Pecundangi MU di Kandang Sendiri

( kata)
City Pecundangi MU di Kandang Sendiri
Manchester City berhasil mengalahkan Manchester United 3-1 dalam laga semifinal leg pertama Piala Liga Inggris, di Stadion Old Trafford, Rabu, 8 Januari 2020 dini hari WIB. AFP Photo/Paul Ellis

MANCHESTER (Lampost.co) -- Manchester City memaksa Manchester United bertekuk lutut di markas sendiri, Stadion Old Trafford, pada leg pertama babak semifinal Piala Liga Inggris 2019--2020, Rabu 8 Januari dini hari WIB. Pada laga tersebut, The Citizens mampu menghantam United dengan skor 3-1.

City pantas menang karena tampil dominan dan efektif pada laga tersebut. Tercatat, tim besutan Josep "Pep" Guardiola bermain dengan penguasaan bola sebanyak 56,6 persen sepanjang pertandingan.

Ketajaman City juga lebih unggul ketimbang United. City mampu menciptakan 15 peluang, sedangkan United hanya menghasilkan delapan peluang.

Meski demikian, United sebetulnya mampu memberikan ancaman dan merepotkan City berkat strategi serangan balik pada awal babak pertama. Beberapa kali ancaman Setan Merah datang dari Marcus Rashford. Namun, pergerakannya masih bisa diredam para bek City.

Serangan-serangan United tak membuat mental para pemain City mengendur. Mereka tetap fokus dan menguasai permainan. Hingga akhirnya, City sukses membuka keunggulan pada menit ke-17.

Gol itu dicetak melalui Bernardo Silva. Gelandang asal Portugal tersebut sukses melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper United David de Gea.

City tidak langsung mengendurkan serangan usai unggul. Mereka justru semakin agresif menggempur pertahanan United. Alhasil, upaya Sky Blue menggandakan keunggulan berbuah maksimal pada menit ke-33 lewat gol Riyad Mahrez. Mendapat umpan terobosan dari Bernardo, Mahrez langsung mengecoh De Gea sebelum melepaskan tembakan ke gawang.

Mental para pemain United mulai terlihat mengendur usai kebobolan dua gol. Mereka mudah panik sehingga mudah diubrak-abrik City. Kali ini, satu gempuran City bahkan memaksa pemain United Andreas Pereira mencetak gol bunuh diri pada menit ke-38.

Kevin de Bruyne mengawali serangan City di dalam kotak penalti. Ia sukses mengecoh bek United Phil Jones, kemudian melepaskan tembakan. Bola sempat mengenai De Gea, tetapi memantul ke kaki Pereira dan berakhir ke gawang sendiri.

Tempo permainan City mulai menurun ketika sudah unggul tiga gol. Terutama di babak kedua. Tidak ada serangan-serangan yang berbahaya diciptakan mereka.

United langsung memanfaatkan situasi tersebut. Mereka mencoba menggempur pertahanan City. Sejumlah peluang pun diciptakan mereka melalui Rashford, tetapi belum berbuah maksimal.

Upaya United akhirnya berbuah maksimal pada menit ke-70. Gol mereka lahir dari Rashford yang sukses memanfaatkan umpan dari Greenwood.

United terus menekan City. Akan tetapi, usaha-usaha gagal membuahkan gol hingga laga usai. Skor 1-3 tidak berubah dan memberikan kemenangan untuk City di leg pertama.

Hasil ini tentu membuka peluang City untuk lolos ke babak final. Mereka hanya butuh hasil imbang tanpa gol di leg kedua untuk mengunci tiket lolos ke final.

Sementara itu, tugas berat harus diemban United di leg kedua. Mereka setidaknya harus menang dengan marjin tiga gol agar lolos ke babak final.

Susunan pemain:

Manchester United: De Gea, Williams, Jones, Lindelof, Wan-Bissaka, Fred, Pereira, Rashford, Lingard/Matic (46'), James/Gomes (64'), Greenwood/Martial (81').

Manchester City: Bravo, Walker, Fernandinho, Otamendi, Mendy, De Bruyne/Gabriel Jesus (80'), Rodri, Guendogan, Mahrez/Foden (86'), Bernardo Silva, Sterling.
 

Winarko



Berita Terkait



Komentar