#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalampung

Cerita Pjs Bupati Lamteng Adi Erliansyah Bangkit Lawan Covid-19

( kata)
Cerita Pjs Bupati Lamteng Adi Erliansyah Bangkit Lawan Covid-19
Kepala Inspektorat Provinsi Lampung sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah, Adi Erlansyah. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Inspektorat Provinsi Lampung sekaligus Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah Adi Erlansyah sembuh dari covid-19 pada Sabtu, 7 November 2020.

Setelah dinyatakan sembuh, maka pada Senin, 9 November 2020, Adi sudah melakukan aktivitas pekerjaan di kantornya. Banyak hikmah yang ia dapatkan saat melakukan isolasi.

Ia juga terus bersemangat untuk bangkit untuk melawan pandemi covid-19 yang merasuki sendi-sendi kehidupan sosial kemasyarakatan itu.

Ia mengajak seluruh pihak agar tidak meremehkan virus korona yang berasal dari Kota Wuhan ini.

Protokol kesehatan pencegahan covid-19 secara melekat harus diterapkan secara baik. Menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer atau yang kita kenal dengan gerakan 3M merupakan hal yang wajib dilakukan di situasi pandemi covid-19 saat ini. Gerakan 3M wajid dilakukan di era kebiasaan baru saat ini.

"Kalau untuk cepat sembuh maka tingkatkan imun tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, mengonsumsi vitamin c, omega 3, dan berolah raga. Kemudian terus berfikir positif, tetap bahagia, dan banyak beribadah," kata Adi ditemui di Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi Lampung, Senin, 16 November 2020.

Ia mengatakan bahwa di masa pandemi covid-19 ini, siapa saja bisa terkena virus korona. Ia termasuk pasien terkonfirmasi covid-19 yang tidak bergejala. Ia hanya sedikit merasakan flu ringan.

Dia awalnya hanya mengira atau berasumsi terkena gejala tifus atau demam berdarah. Pada saat itu karena ia pernah mengalami sakit tersebut. Kemudian ia melakukan tes swab untuk memastikan keadaan dirinya dan hasilnya dinyatakan positif covid-19.

"Biasanya kalau terkena covid-19 inikan ada gejalnya seperti hilang penciuman, hilang rasa, sesak napas, diare, dan sebagainya. Tetapi saya tidak ada gejala waktu itu. Saya berinisiatif melakukan swab untuk jaga-jaga," katanya.

Kemudian ia mengatakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Maka Adi Erlansyah meminta untuk dilakukan perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung selama 6 hari. Kemudian setelah hasil rontgen, hasil laboratorium, dan sebagainya maka diperbolehkan untuk melakukan isolasi di rumah selama 6 hari.

"Selama 14 hari saya melakukan isolasi. Kuncinya tetap berfikir positif untuk bangkit," katanya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar