#ketupat#idulfitri

Cerita Pedagang Kulit Ketupat Musiman Jelang Lebaran

( kata)
Cerita Pedagang Kulit Ketupat Musiman Jelang Lebaran
Pedagang musiman kulit ketupat di Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung. Lampost.co/MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) — Ramadan hingga hari raya Idulfitri menjadi peluang bisnis bagi sebagian masyarakat. Salah satunya dengan berjualan kulit ketupat. Sebab, komoditas tersebut menjadi incaran utama untuk melengkapi perayaan lebaran. Tak heran, jika kerap terlihat banyak warga menjajakannya di pasar hingga pinggir jalan.

Salah satu pedagang kulit ketupat, Sri (48), mengaku memilih berjualan kulit ketupat karena jumlah permintaan setiap jelang lebaran selalu meningkat. Untuk itu momen tersebut sangat tepat untuk mendapatkan penghasilan lebih ditengah sulitnya kondisi ekonomi di tengah pandemi.

“Biasanya saya jualan sayur, tapi sejak H-3 lebaran jualan kulit ketupat. Saya termasuk pedagang musiman dalam delapan tahun ini,” kata dia. Selasa, 11 Mei 2021.

Secara pendapatan, dia mengaku bisa meraup untung hingga Rp500 ribu. Dengan rata-rata penjualan satu ikat seharga Rp5 ribu.

“Satu ikat ada isi tujuh atau sembilan, tergantung ukurannya. Alhamdulillah jualan kulit ketupat ini penghasilannya jadi bertambah,” ujarnya.

Namun, pendapatannya di tahun ini dinilai menurun. Sebab, pada momen lebaran 2020, Sri bisa meraup hingga Rp1 juta, sedangkan tahun ini hanya baru separuhnya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar