#badaklampung#bola

CEO Badak Lampung Klaim Ada Ribuan Tiket Palsu

( kata)
CEO Badak Lampung Klaim Ada Ribuan Tiket Palsu
Sejumlah pendukung Persija, The Jak, yang masuk ke lapangan saat duel Perseru Badak Lampung vs Persija. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Laga Perseru Badak Lampung saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Minggu, 8 Desember 2019, menyisakan sedikit masalah. Jumlah penonton membeludak yang melebih kapasitas, terutama di tribune selatan, tempat The Jak, suporter Persija.

CEO Badak Lampung Marco Gracio Paulo mengatakan secara penataan manajemen tidak mungkin terjadi overkapasitas. Pasalnya, manajemen hanya menjual tiket secara online 100% lewat Bukalapak yakni 12 ribu tiket. Kemudian, peraturan resmi di PT LIB kapasitas penonton maksimal 13 ribu, sedangkan kapasitas stadion maksimal 15 ribu.

"Tidak mungkin kalau overkapasitas karena kami ada dua layer atau buffer untuk mencegah hal itu," ujarnya, Selasa, 10 Desember 2019.

Marco mengklaim adanya oknum yang memalsukan tiket dengan jumlah sekitar 2.000—3.000  lembar. "Ditemukan oleh panitia di dalam tas dan boks tiket berwarna, yang tidak bisa di- scan barcode. Itu artinya palsu. Ini masih kami investigasi internal dan berkoordinasi dengan kepolisian. Iya kalau kerugian, bisa ditaksir sekitar Rp15 juta," ujarnya.

Sementara Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi mengatakan secara resmi belum menerima laporan tersebut. "Iya kalau ada kerugian, kami siap menindak, silakan lapor," katanya.

Duel Badak Lampung versus Macan Kemayoran sempat dihentikan wasit pada menit ke-17. Hal itu karena The Jak yang berada di tribune selatan, merangsek  masuk ke pinggir lapangan dengan cara memanjat pagar.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar