#sidang#tetangga

Cekcok Mulut dengan Tetangga, Perempuan Ini Disidangkan 

( kata)
Cekcok Mulut dengan Tetangga, Perempuan Ini Disidangkan 
Lampost.co/ Febi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Jaksa Penuntut Umum, Kajari Bandar Lampung, Neli Asri mendakwa pasal penganiayaan terhadap Ria Rosiana Tanjung (33 tahun), terdakwa atas perkara penganiaayaan yang dilakukan terhadap tetangganya sendiri.  Hal ini terungkap dipersidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (10/7/2019). 
 
Dalam dakwaanya, Jaksa mengatakan Terdakwa dijatuhi pasal 351 ayat (1) tentang penganiayaan. Jaksa Neli menjelaskan bahwa perbuatan tersebut berawal saat warga Jalan Sinar mulia, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur itu tidak terima saksi korban menyapu dan mengenai mobilnya. "Korban merupakan tetangganya sendiri yang rumahnya bersebelahan dengan terdakwa," kata jaksa. 
 
Tidak lama itu kemudian terdakwa menghampiri saksi korban ke rumahnya dan mengatakan kepadanya agar melihat karena ada mobilnya yang sedang terparkir di depan rumahnya. 
 
Saat itu saksi korban tidak menghiraukan terdakwa yang datang ke rumahnya. Namun tidak lama terdakwa kembali mengatakan kepada saksi korban bahwa saksi korban "sok cantik dan sok sexy". 
 
Mendengar itu saksi korban merasa kesal lalu mendatangi terdakwa yang sudah kembali lagi kerumahnya sambil menanyakan keinginannya. Keduanya lalu terjadi cekcok mulut dan terdakwa langsung memukul wajah saksi korban dengan menggunakan tangan kanan terdakwa sehingga mengakibatkan saksi korban mengalami luka. Luka yang diidentifikasi diantaranya lecet pada hidung, lengan kanan bawah, luka memar pada bibir atas bagian dalam, lengan kanan bawah, dan punggung jari telunjuk tangan kanan. 
 
"Semua luka-luka tersebut akibat trauma benda tumpul sesuai dengan hasil visum et repertum No. 353/7960C/ VII.02/4.13/XII/2018 tanggal 29 Desember 2018 oleh dokter Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM)," kata JPU. 
 
Usai menjalani sidang dakwaan tersebut, kemudian penasehat hukum terdakwa, David Sihombing mengajukan surat permohonan untuk penangguhan penahanan. "Baik kita terima, nanti akan kita pertimbangkan untuk penangguhannya," kata Hasmy, Hakim Ketua. 
 
 

Febi Herumanika



Berita Terkait



Komentar