#mudik#lebaran

Cek Wilayah yang Diizinkan Mudik Lokal pada 6-17 Mei

( kata)
Cek Wilayah yang Diizinkan Mudik Lokal pada 6-17 Mei
Ilustrasi. Medcom


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi mobilisasi moda transportasi pada 6 hingga 17 Mei 2021. Namun, kendaraan di sejumlah wilayah di kabupaten/kota diizinkan melakukan pergerakan.

"Untuk kawasan perkotaan ada beberapa daerah yang boleh melanjutkan atau melakukan kegiatan pergerakan transportasi,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam keterangannya, Sabtu, 10 April 2021.

Budi menyebut kebijakan itu berdasarkan penetapan wilayah aglomerasi. Kebijakan ini juga hanya berlaku untuk transportasi darat.

Wilayah yang dikecualikan, yakni Binjai, Deli Serdang, dan Karo. Kemudian Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Mudik lokal di wilayah Bandung Raya juga diizinkan. Lalu, wilayah Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi. Mudik lokal juga diperbolehkan untuk wilayah Jogja Raya dan Solo Raya.

Pemerintah juga mengizinkan pergerakan warga antara Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila). Terakhir, kawasan Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Danto Restyawan mengatakan kebijakan serupa juga diberlakukan untuk moda kereta api. Wilayah yang dikecualikan adalah Jabodetabek dan Rangkas.

Selanjutnya, Padalarang, Bandung, dan Cicalengka. Lalu, kawasan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Solo. Kemudian Lamongan, Surabaya, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Mojokerto, dan Gresik.

Sebelumnya, pemerintah melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021. Keputusan ini diambil dari hasil rapat koordinasi tingkat menteri mengenai persiapan penyelenggaraan Idulfitri 1442 Hijriah.

Ada delapan poin yang perlu diperhatikan semua pihak dari kebijakan tersebut. Pertama, pelarangan mudik dilaksanakan serentak pada 6-17 Mei 2021.

"Kedua, larangan mudik berlaku untuk aparatur sipil negara (ASN), BUMN, swasta, dan seluruh masyarakat Indonesia," bunyi keterangan dalam akun media sosial Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dikutip Medcom.id, Selasa, 6 April 2021.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar