cekfaktaPKI

[Cek Fakta] PKI Manfaatkan TNI Adu Domba Rakyat? Ini Faktanya

( kata)
[Cek Fakta] PKI Manfaatkan TNI Adu Domba Rakyat? Ini Faktanya
Beredar narasi bahwa PKI atau komunis Tiongkok memanfaatkan TNI untuk adu domba rakyat. Narasi ini beredar melalui WhatsApp, baru-baru ini.


Beredar narasi bahwa PKI atau komunis Tiongkok memanfaatkan TNI untuk adu domba rakyat. Narasi ini beredar melalui WhatsApp, baru-baru ini.
 
Pada narasi itu disebutkan, adu domba dilakukan agar Pancasila diganti dengan Ekasila. Berikut narasi selengkapnya: 

"Pki pki komunis cina itu memanpaatkan Tni guna diadu domba dengan rakyat dan umat islam. Kalo pki itu sudah berhasil visi misinya maka akan diganti panca sila itu dengan eka sila trisila. Itu yg mereka kharapkan. Tidak ada pki komunis itu iklas didalam berjuang. Mereka menghendaki Nkri itu jadi indocina. Kalau islam berjuang itu iklas sadarlah wahai bangsaku. Habib rizik itu aset negara yg bisa mempersatukan umat. Hanya pki jongos penjilat pantat cina yg rapuh membuat kegaduhan.cam kan itu. Orang alim itu kepercayaan allah swt dimuka bumi."
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa PKI memanfaatkan TNI untuk adu domba rakyat, tidak berdasar. Faktanya, TNI bekerja untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Beberapa waktu lalu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto muncul melalui video singkat. Pada video itu, Hadi didampingi Pangkostrad Letjen Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen Richard TH Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono, dan Komandan Korpaskhas Marsda Eris Widodo Y. Hadi menegaskan seluruh prajurit TNI merupakan alat utama pertahanan negara. Karenanya, TNI tidak akan membiarkan musuh yang berupaya melakukan ancaman terhadap bangsa Indonesia.

Setelah video itu beredar, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman melakukan sejumlah langkah-langkah. Di antaranya menurunkan sejumlah baliho yang dianggap meresahkan masyarakat.
 
Dudung mendengar suara penolakan dari sejumlah pihak. Alih-alih berhenti, Dudung malah menginjak gas lebih kencang.

Berawal dari Satpol PP di DKI Jakarta melakukan penertiban sejumlah baliho, sejak dua bulan lalu. Aparat TNI dan Polri ikut memantau penertiban tersebut.
 
Namun petugas lapangan diadang atau dihalangi massa tertentu. Petugas dipaksa memasang baliho tersebut.
 
Dudung kecewa. Pasalnya massa tersebut mengingkari atau meremehkan eksistensi dan tugas pokok Satpol PP.
 
Alhasil, TNI turun tangan. Sejumlah personel di bawah komandonya langsung menertibkan sejumlah baliho.

Di sisi lain, sempat beredar kabar bahwa aksi Dudung tanpa perintah langsung dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Namun, Panglima TNI sejatinya mendukung langkah Dudung.

Achmad menegaskan, penertiban baliho tak perlu perintah langsung dari Panglima TNI. Pasalnya, penertiban baliho itu merupakan hal teknis dari sisi operasional di lapangan.

Lagi pula, baliho yang dicopot tidak hanya terkait satu kelompok saja, seperti FPI. Akan tetapi semua baliho yang dinilai ilegal.

Anggota Komisi I TB Hasanuddin mengapresiasi langkah TNI. Sebba, langkah itu sebagai upaya menghindari konflik di tengah masyarakat. 

Perwakilan massa berencana menemui Gubernur DKI Anies Baswedan. Mereka berniat meminta restu Anies agar bisa kembali memasang baliho.

Kesimpulan:
Klaim bahwa PKI memanfaatkan TNI untuk adu domba rakyat tidak berdasar. Faktanya, TNI selalu mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya. 

Referensi:
https://www.liputan6.com/news/read/4415320/penjelasan-pangdam-jaya-mengapa-tni-turun-tangan-copot-baliho-rizieq-shihab
https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/VNxv7Lxk-panglima-tni-mendukung-sikap-tegas-pangdam-jaya
https://mediaindonesia.com/read/detail/361056-panglima-tni-serukan-pentingnya-jaga-persatuan
https://www.hops.id/fpi-mau-temui-anies-minta-izin-pasang-baliho-habib-rizieq-kembali/
https://www.medcom.id/nasional/politik/9K55443K-copot-baliho-fpi-tni-dinilai-ingin-hindari-bentrokan-masyarakat
https://www.medcom.id/nasional/metro/1bV2GJPb-pangdam-jaya-bukan-baliho-milik-rizieq-saja-yang-diturunkan/
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

 

 

 

 

 

 

 

Medcom







Berita Terkait



Komentar