marconprancis

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya

( kata)
[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook


Beredar foto yang memperlihatkan Presiden Prancis Emmanuel Macron narasi bertuliskan "Macron Memohon-mohon Jangan Boikot Produk-produk Asal Prancis". Foto itu beredar di berbagai platform media sosial.
 
Akun Facebook Atikah turut membagikan foto tersebut pada Rabu, 28 Oktober 2020. Benarkah Presiden Prancis Emmanuel Macron memohon-mohon untuk menghentikan aksi pemboikotan produk-produk asal Prancis? Simak penelusurannya.
 

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron memohon untuk menghentikan pemboikotan produk-produk asal Prancis adalah hoaks. Faktanya, bukan Macron, tapi Kementerian Luar Negeri Prancis yang meminta atau mendesak pemboikotan produk-produk asal Prancis. Dilansir Kompas.com melalui artikel berjudul "Perancis Desak Timur Tengah Hentikan Boikot Produknya di Tengah Kisruh Kartun Nabi Muhammad" dimuat 26 Oktober 2020, dijelaskan bahwa Kementerian luar negeri Perancis meminta negara-negara Timur Tengah untuk megakhiri seruan boikot terhadap barang-barang produksi Perancis, sebagai bentuk protes terhadap pembelaan Presiden Emmanuel Macron untuk menayangkan kartun Nabi Muhammad.
 
Kementerian luar negeri Perancis mengatakan bahwa sedang terjadi seruan "tak berdasar" untuk memboikot barang-barang Perancis yang "didorong oleh minoritas radikal", Senin (26 Oktober 2020), produk Perancis telah dihapus dari beberapa toko di Kuwait, Yordania, dan Qatar.
 

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya
 

Pemberitaan serupa juga dimuat Republika.co.id, melalui artikel berjudul "Prancis Desak Negara Timur Tengah Hentikan Boikot Produk". Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Prancis mengatakan seruan untuk memboikot produk Prancis tidak berdasar dan harus dihentikan.
 
"Seruan untuk untuk memboikot produk Prancis di beberapa negara Timur Tengah dan seruan untuk demonstrasi melawan Prancis tidak berdasar dan harus segera dihentikan," ujar Kemenlu Prancis dalam sebuah pernyataan yang dilansir laman Al Arabiya English, Senin (26/10).
 

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya
 

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Medcom.id, lewat artikel berjudul "Prancis Kecam Seruan Boikot Terkait Pernyataan Macron" dimuat pada 26 Oktober 2020, merespons seruan boikot, Macron malah memperkuat posisinya dalam mempertahankan nilai-nilai kebebasan di Prancis. "Kami tidak akan pernah menyerah," tulis Macron di Twitter, dikutip dari laman BBC pada Senin, 26 Oktober 2020.
 

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron memohon untuk menghentikan pemboikotan produk-produk asal Prancis adalah hoaks. Faktanya, bukan Macron, tapi Kementerian Luar Negeri Prancis yang meminta atau mendesak pemboikotan produk-produk asal Prancis.
 
Informasi ini jenis hoaks Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Macron Memohon Hentikan Boikot Produk-Produk Prancis? Cek Faktanya
 

Referensi:
https://www.kompas.com/global/berita/141646570-perancis-desak-timur-tengah-hentikan-boikot-produknya-di-tengah-kisruh?page=all
https://republika.co.id/berita/qisi9n459/prancis-desak-negara-timur-tengah-hentikan-boikot-produk
https://www.medcom.id/internasional/eropa-amerika/0kp475Ek-prancis-kecam-seruan-boikot-terkait-pernyataan-macron
https://archive.md/gbV21
 

 

Medcom







Berita Terkait



Komentar