Cekfaktaberitabohongnatal
Cek Fakta

[Cek Fakta] Larangan Pemasangan Atribut Natal di Seluruh Hotel di Banyuwangi?

( kata)
[Cek Fakta] Larangan Pemasangan Atribut Natal di Seluruh Hotel di Banyuwangi?
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial Medcom.id

Beredar kabar ada larangan pemasangan atribut Natal tahun 2019 di seluruh hotel di Banyuwangi, Jawa Timur. Disebutkan, pihak kepolisian mengimbau manajemen hotel agar tidak menekan karyawannya untuk memasang atribut Natal.

Akun Didik Indra Pratama membagikan informasi itu melalui unggahan artikel daring pada Selasa, 10 Desember 2019. Pemilik akun menambahkan narasi bertuliskan:

"Himbauan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Kalipuro dengan alasan agar hotel tidak disweeping ormas.

Lha piye to Pak, harusnya ormasnya yg ditertibkan kok ini hotelnya yg diaruh-aruhi. Atau kalo nggak, ya Polsek lah monggo keluarkan larangan resmi, jangan ormasnya dipake alasan. Kan kesannya Kepolisian ini gak ngatasi ngurus ormas.

Ormas yg dimaksud jelas gak jauh-jauh dr kelompok yg kemarin mengharamkan gandrung. Semoga kelompok ini tidak dipelihara untuk kepentingan politis, 2020 udah dekat.

Siapapun calon yg memelihara kelompok semacam ini, mari bareng-bareng gak usah kita pilih!".

Penelusuran:
Setelah ditelusuri, informasi bahwa ada larangan pemasangan atribut Natal tahun 2019 di seluruh hotel di Banyuwangi adalah hoaks. Dilansir Detik.com, Kapolsek Kalipuro, AKP Jaenur Kholik membantah adanya penekanan terhadap manajemen hotel untuk melarang pemasangan atribut Natal dan tahun baru.

Pihak kepolisian tidak melakukan imbauan itu. Jaenur pun membantah terkait pencatutan namanya yang diklaim sebagai aparat kepolisian yang mengeluarkan larangan tersebut.Nama Jaenur disebut dalam isu tersebut adalah aparat di balik isu itu.

"Kami dari kepolisian tidak melakukan imbauan itu kepada manajemen hotel. Hoax itu," ujarnya Rabu 11 Desember 2019.

Jaenur mengakui pada 7 Desember lalu melakukan koordinasi pengamanan Natal dan tahun baru ke beberapa hotel di Banyuwangi untuk kamtibmas. Namun dirinya tidak mengeluarkan statement pelarangan tersebut.

"Kami melakukan sosialisasi dan koordinasi keamanan saja. Tidak pada penekanan terhadap manajemen hotel terkait pemasangan atribut Natal," tambahnya.

Jaenur mengatakan Banyuwangi merupakan kota yang sangat menjunjung kerukunan antarumat beragama, sehingga diharapkan masyarakat tidak terpancing oleh isu sara yang dimungkinkan dikembangkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Banyuwangi aman dan kondusif. Kami harap masyarakat tidak terpancing oleh isu tersebut," pungkasnya.

Kesimpulan:
Informasi bahwa ada larangan pemasangan atribut Natal tahun 2019 di seluruh hotel di Banyuwangi adalah hoaks.

Referensi:
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4818615/muncul-isu-larangan-pemasangan-atribut-natal-di-banyuwangi-polisi-hoax

Sumber:
https://web.facebook.com/didi.indra/posts/10214574723951580

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar