#Cek-Fakta#Ahok

[Cek Fakta] Foto Ahok Pakai Seragam Petugas SPBU Pertamina? Ini Faktanya

( kata)
[Cek Fakta] Foto Ahok Pakai Seragam Petugas SPBU Pertamina? Ini Faktanya
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial

Foto mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang memakai seragam karyawan Pertamina viral di media sosial. Terlihat, Ahok memakai seragam petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) berwarna merah.

Foto itu berasal dari akun Instagram @aganharahap, diunggah pada Selasa, 19 November 2019. Unggahan foto itu telah disukai 17.689 orang, dan mendapat 817 komentar. Pemilik akun menambahkan caption:

Mendapat foto ini dari salah satu grup whatsapp dengan kalimat:

Sumber A1: Beliau tadi siang baru fitting seragam. INFO VALID!

Jangan berhenti di anda! Jadikan jari anda sebagai ladang amal.

#indahnyaberbagi.

Pada hari yang sama, foto muncul di laman Facebook KataKita. Foto itu mendapat 22 ribu reaksi, 2,6 ribu komentar, dan 1,2 dibagikan. Foto tersebut terdapat keterangan bertuliskan:

Selamat sore Netizen yang kejang-kejang..

Mulai Dari Nol ya

 

Pic: Agan Harahap

Penelusuran:

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Medcom.id, foto Ahok mengenakan seragam petugas SPBU Pertamina merupakan hasil editan. Melalui teknik reverse image di TinEye, foto identik muncul di beberapa situs.

Situs berita IDN Times pernah memuat foto itu di beberapa artikel, salah satunya pada artikel berjudul "Ahok Vs Haji Lulung: Awal Lika-liku Dana Siluman UPS", tayang pada 5 Februari 2016. Foto itu menunjukkan Ahok sedang mengenakan pakaian dinas di ruang Wakil Gubernur, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Sementara itu, klaim yang menyebut Ahok sudah mengukur seragam Pertamina adalah salah. Merujuk pemberitaan Medcom.id melalui artikel berjudul "Kata Ahok saat Dikabarkan Jadi Pejabat Tinggi Pertamina" yang tayang pada Kamis, 14 November 2019, Ahok hanya dikabarkan akan menggantikan Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Kabar Ahok menjadi pejabat tinggi PT Pertamina mengemuka ketika ia bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Rabu, 13 November 2019. Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait penunjukkan Ahok sebagai pejabat tinggi di Pertamina.

Pula, dilansir dari Kompas.com, si pembuat foto editan itu, Agan Harahap mengakui foto viral itu adalah hasil suntingannya. Berikut bagian artikal yang memuat penjelasan Agan Harahap:

"Foto editan (yang dilakukan oleh Agan). Itu caption-nya cuma ngikutin postingan-postingan orang yang suka share di grup-grup WhatsApp atau Facebook," kata Agan kepada Kompas.com.

Menurut dia, keterangan foto yang dicantumkan dalam unggahan tersebut adalah sebuah bentuk sarkasme. Agan mengatakan, editan foto tersebut berkaitan dengan isu Ahok ditempatkan di Pertamina.

"Semakin besar penolakannya, saya semakin yakin kalau Ahok memang tepat berada di sana. Bangsa kita itu paling cepat kalau urusan-urusan beginian. Sedikit-sedikit bikin dan sebar hoaks, fitnah, dan sebagainya tanpa yakin akan kebenaran dan akibatnya," sambungnya.

Menurut Agan, banyak orang saat ini suka menyebarkan kabar atau berita yang sesuai dengan hatinya, meski belum tentu kebenarannya. Sebaliknya, mereka akan membuang jauh berita atau kabar yang bertentangan dengan hatinya. Oleh karena itu, apa yang ia lakukan selama ini adalah sebagai respons atas kecenderungan warganet Indonesia dalam media sosial.

"Apa yang saya lakukan selama ini adalah merespons social behaviour kita dalam hidup bermedsos," tutupnya.

Kesimpulan:

Foto Ahok seolah mengenakan seragam karyawan Pertamina adalah hasil editan. Pula, klaim yang menyertai foto tersebut juga tidak memiliki dasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

 

Kabar bohong itu masuk dalam kategori satire atau parodi. Konten hoaks jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.

Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.

Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.

Referensi:

https://www.idntimes.com/news/indonesia/rizal/ahok-vs-haji-lulung-lika-liku-dana-siluman-ups-bagaimana-awal-mulanya/full

https://www.kompas.com/tren/berita/053000265-viral-foto-ahok-berseragam-petugas-spbu-ini-kisah-di-baliknya?page=all

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZ6rAqK-mengenal-7-jenis-hoaks

Sumber:

https://web.facebook.com/pageKataKita/photos/a.811059938985393/2779191422172225/?type=3&theater

https://www.facebook.com/sunu.bagus.3

Abdul Gafur

Berita Terkait

Komentar