#viruscorona#viruskorona#mudiklebaran#beritalampung

Cegah Lonjakan Pemudik ke Pulau Jawa

( kata)
Cegah Lonjakan Pemudik ke Pulau Jawa
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Republik Indonesia mengeluarkan surat bernomor: AP.201/1/1/DRJD/2020 perihal Pencegahan Mudik Selama Periode Covid-19 tahun 2020 dari Sumatera ke Jawa yang langsung ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiadi, Selasa, 19 Mei 2020.

Surat tersebut ditujukan kepada Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menyampaikan bahwa Kementerian mengeluarkan surat dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik di pelabuhan penyeberangan Bakauheni pada masa penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 serta pengendalian transportasi selama masa mudik Idulfitri tahun 2020/1441 H sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan R.I Nomor : PM 25 Tahun 2020.

"Ada berbagai hal yang disampaikan dalam surat tersebut untuk mengantisipasi lonjakan di Pelabuhan. Para gubernur se-Sumatera juga diminta untuk melakukan langkah-langkah," katanya, Selasa, 19 Mei 2020.

Ada beberapa langkah yang diminta Kementerian untuk dapat dilakukan oleh gubernur se-Sumatera. Pertama, melakukan pencegahan, pelarangan, dan pengendalian pemulangan tenaga kerja dari Sumatera ke Jawa sampai selesai periode Lebaran tahun 2020/1441 H.

Kedua, meningkatkan fungsi check point/penyekatan di masing-masing perbatasan wilayah provinsi dengan melakukan tindakan memutar balik atau mengembalikan bus atau kendaraan angkutan umum yang mengangkut penumpang yang tidak memenuhi kriteria Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 ketempat asal pemberangkatan.

"Ketiga, melakukan sosialisasi larangan mudik ke Jawa secara intensif dan masif," katanya.

Sebelumnya Gubernur Lampung mengirimkan Surat Gubernur Lampung Nomor: 550/1585/V.13/2020 tentang Pencegahan Mudik dari Sumatera ke Jawa yang ditandatangi langsung oleh Arinal Djunaidi tertanggal 18 Mei 20202 yang ditujukan kepada gubernur se-Sumatera. Hal tersebut menindaklajuti terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni. Khususnya penumpang yang tidak memenuhi syarat administrasi sesuai surat edaran GugusTugas Percepatan Penanganan (Covid-19) Nomor 04 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Penyakit virus korona (Covid-19).

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar