#COVID-19#LAMPUNG#omicron

Cegah Importasi Omicron, Pembatasan Akses Masuk Orang Luar Negeri Harus Tegas

( kata)
Cegah Importasi Omicron, Pembatasan Akses Masuk Orang Luar Negeri Harus Tegas
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung dr Boy Zaghlul Zaini mengungkapkan, pihaknya mendukung kebijakan pembatasan akses masuk bagi orang dari luar negeri.

Ia mengatakan, varian Omicron saat ini diketahui belum ditemukan di Indonesia. Hal itu menjadi kesempatan pemerintah untuk mencegah varian yang dianggap lebih ganas dari Delta itu menginfeksi masyarakat.

"Pembatasan akses masuk ini harus benar-benar dijalankan kepada semua kalangan," ungkapnya, Selasa, 30 November 2021.

Baca juga: Pemerintah Tutup Kunjungan 11 Negara Cegah Importasi Omicron

Selain itu, ia juga meminta agar pemerintah segera mengejar ketertinggalan cakupan vaksinasi yang baru 63,6 persen untuk dosis pertama. Terlebih lagi vaksinasi dosis kedua baru mencapai 34,6 persen.

Meski tidak mencegah virus masuk, lanjutnya, namun, vaksin bisa mengurangi gejala berat ketika terjadi infeksi. Dengan memiliki cakupan vaksinasi yang luas maka penanganan akan lebih ringan dibandingkan dengan pandemi pada gelombang kedua.

"Vaksinasi ini juga harus menjadi perhatian, mudah-mudahan di Desember nanti bisa melebihi 70 persen," kata dia.

Namun, ia mengingatkan agar semua pihak terlibat aktif dalam mencegah kenaikan kasus Covid-19. Protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat oleh masyarakat dalam setiap aktivitas.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar