#impor#kopi#beritalampung

Cegah Impor Kopi, Gubernur Bisa Layangkan Surat Keberatan ke Mendag

( kata)
Cegah Impor Kopi, Gubernur Bisa Layangkan Surat Keberatan ke Mendag
Sekretaris Komisi II DPRD Lampung Joko Santoso- Lampost/ Setiaji

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Impor kopi dari Vietnam ke Lampung dinilai akan menambah kesengsaraan petani kopi lokal. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dengan tegas melarang pengusaha melakukan impor kopi. 
 
Sekretaris Komisi II DPRD Lampung Joko Santoso mendorong pemprov Lampung segera melakukan pengecekan ke importir kopi secara langsung untuk memastikan kebenaran importasi kopi dari Vietnam. 
 
"Impor itu boleh dalam Permendag, tapi Gubernur bisa melayangkan surat keberatan ke pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Perdagangan untuk melarang impor kopi ke Lampung," kata dia, Selasa (30/7/2019). 
 
Joko khawatir, kopi impor tersebut digunakan pengusaha sebagai campuran kopi lokal dan akan merusak reputasi kopi Lampung yang kualitasnya nomor dua di dunia. 
 
"Tentu akan menciderai masyarakat, khususnya petani kopi di Lampung. Harga akan tidak stabil dan merugikan," ujarnya. 
 
Terkait impor, pemerintah pusat telah mengatur bahwa diperbolehkan melakukan impor. Artinya secara administrasi perusahaan impor tidak melanggar. Ia menilai, pemerintah provinsi perlu memastikan untuk apa kopi impor tersebut digunakan. 
 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar