#kesehatan#dbd#beritalampung#cegah

Cegah DBD, Hindari Gigitan Nyamuk Pagi-Sore Hari

( kata)
Cegah DBD, Hindari Gigitan Nyamuk Pagi-Sore Hari
Nyamuk pembawa penyakit DBD. (Foto:Dok.Helth)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Perubahan musim kemarau ke penghujan perlu diwaspadai, terutama terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti mengatakan agar terhindar dari penyakit DBD, masyarakat mengenali dan menghindari gigitan nyamuk yang membawa virus itu, terutama pada pagi dan sore hari.

"Pada 2018 tercatat sebanyak 4523 orang positif DBD dan 20 orang meninggal dunia. Jika tidak ada kasus KLB, maka data kasus DBD dilaporkan petugas di kabupaten/kota setiap akhir bulan ke petugas Dinkes Provinsi, data yang ada hanya data lama," kata Asih, Senin (21/1/2019).

Dia menjelaskan memang ada peningkatan kasus DBD pada masa peralihan musim dari kemarau ke penghujan, untuk itu masyarakat diimbau agar selalu antisipasi dan waspada terhadap serangan penyakit DBD.

"Salah satu upaya yang harus dilakukan oleh masyarakat yaitu mengenali dan menghindari gigitan nyamuk pada pagi dan sore hari agar tidak terjangkit atau tertular penyakit DBD," jelasnya.

Dia menambahkan selain mengenali dan menghindari gigitan nyamuk kepada masyarakat agar melakukan strategi pencegahan dan pengendalian penyakit DBD dengan gerakan 3M plus yakni menguras, menutup, dan menimbun sampah yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Ahmad Amri*



Berita Terkait



Komentar