#Kesehatan#VirusKorona

Cegah Covid-19, Pemdes Mekarmulya Lakukan Penyemprotan

( kata)
Cegah Covid-19, Pemdes Mekarmulya Lakukan Penyemprotan
Pemerintah Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akhirnya melakukan penyemprotan disinfektan, Minggu, 25 April 2021. (Foto: Armansyah/Lampost.co)


Kalianda (Lampost.co)-- Pemerintah Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akhirnya melakukan penyemprotan disinfektan. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus korona setelah satu warga desa setempat diduga positif covid-19.

"Penyemprotan ini sebagai upaya pencegahan penularan virus korona di Desa Mekarmulya. Hal tersebut dilakukan karena adanya salah satu warga yang meninggal diduga terpapar Covid-19," Kepala Desa Mekarmulya, Rasiwan, Minggu 25 April 2021.

Ia mengatakan sebelum kasus tersebut sudah ada dua warganya yang sudah dinyatakan positif terpapar covid-19. Untuk itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan agar masyarakat tenang dan tidak ada penyebaran virus di lingkungan setempat.

Dia mengatakan penyemprotan disinfektan tersebut berlangsung di 11 dusun dan seluruh fasilitas umum yang ada di desa. Ia meyakini penyemprotan ini efektif dalam rangka memutus mata rantai persebaran covid-19 di desa setempat.

"Melalui penyemprotan ini diharapkan penyebaran Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan penyebaran virus korona ini bisa terputus," kata dia.

Rasiwan mengatakan pihaknya kembali mengingatkan dan meminta masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan (prokes) dengan cara melakukan 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta hindari kerumunan.

"Kemudian jika tidak mendesak untuk sementara lebih baik tidak berpergian ke luar daerah," kata dia.

Sementara itu, Darti (49), warga Desa Mekarmulya mengatakan ia bersyukur setelah adanya penyemprotan disinfektan tersebut. Sebab, ia bersama masyarakat lainnya khawatir penyebaran virus covid-19 terus meluas.

"Memang sejak ada yang meninggal dua pekan lalu. Masyarakat mengaharapkan penyemprotan ini. Jika tidak ada tindakan penyemprotan ini, maka ancamannya masyarakat bisa ikut terpapar covid-19," kata dia.

abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar