#ligaaskot#bola

Catur Tunggal Vs PS BSI di Final Liga Askot PSSI Bandar Lampung

( kata)
Catur Tunggal Vs PS BSI di Final Liga Askot PSSI Bandar Lampung
Pemain PS BSI menguasai bola dari pemain Pelindo pada duel semifinal Liga Askot PSSI Bandar Lampung di Satadion Pahoman, Jumat, 17 Januari 2020. Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kompetisi Liga Asosiasi (Askot) PSSI Bandar Lampung sudah memasuki final yang akan berlangsung pada Minggu, 19 Januari 2020. Duel mempertemukan Catur Tunggal melawan PS BSI.

Kedua tim melaju ke partai puncak usai memenangi semifinal yang berlangsung di Stadion Pahoman, Jumat, 17 Januari 2020. Tiket diraih kedua tim setelah mengalahkan lawan-lawannya melalui drama adu penalti.

Pada semifinal pertama Catur Tunggal bertemu dengan Way Halim FC. Duel yang dipimpin wasit Fuad berlangsung berimbang.

Kedua kesebelasan menampilkan permainan menyerang sejak menit-menit awal. Serangan demi serangan silih berganti dilancarkan untuk bisa membuka keunggulan.

Upaya tersebut membuahkan hasil bagi Way Halim FC. Pungki membuka keunggulan timnya saat laga memasuki menit ke-28. Keungglan tersebut mampu dipertahankan tim besutan pelatih Dani hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Catur Tunggal berupaya mengejar ketertinggalan. Upaya tim racaikan Mochamad Hari membuahkan hasil dengan terciptanya gol balasan yang dicetak penyerang Aji Merdiansyah pada menit ke-53.

Skor imbang membuat pertandingan bertambah seru. Namun, hingga wasit meniupkan peluit panjang skor 1-1 tetap bertahan.

Duel pun dilanjutkan dengan menggelar babak extra time. Kembali tidak ada tambahan gol dalam tambahan waktu 2 x 15 menit itu.

Drama pun dilanjutkan melalui adu penalti. Adu keberuntungan tersebut akhirnya dimenangkan Catur Tunggal karena seluruh algojonya sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Sebaliknya, satu pemain Way Halim gagal menyelesaikan eksekusi menjadi gol.

Drama adu penalti juga tercipta di semifinal kedua saat PS BSI bertemu Pelindo. Skor tanpa gol bertahan hingga babak tambahan waktu. PS BSI memastikan bertemu Catur Tunggal di final setelah enam algojonya mampu membobol gawang Pelindo. Sebaliknya, satu pemain Pelindo gagal menuntaskan eksekusinya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar