#belajardaring#belajardirumah#viruscorona#humaniora

Cara Tepat Orangtua Ajari Anak Selama di Rumah

( kata)
Cara Tepat Orangtua Ajari Anak Selama di Rumah
Belajar di rumah. Lampost.co/Zainuddin

Jakarta (Lampost.co): Pandemi covid-19 mengharuskan sekolah melakukan pembelajaran secara virtual yang membuat anak dan guru terpisahkan oleh jarak. Cara pengajaran seperti sentuhan dan tatap muka secara langsung tidak dapat dilakukan oleh guru.

Lantaran demikian, peran orangtua atau wali murid sangat diperlukan dengan istilah mengambil alih tugas guru dan atau menjadi jembatan antara guru dengan anak. Metode yang diterapkan orang tua pun sangat memengaruhi psikologi anak selama belajar di rumah.

Agar bisa menerapkan proses belajar mengajar yang tepat selama di rumah, ada sejumlah tips yang dipaparkan oleh Psikolog Jovita Maria Ferliana, M.Psi, Psikolog. Pertama, orang tua perlu menggali tentang karakter dirinya, karena sangat berpengaruh untuk bisa fasilitasi anak selama proses belajarnya. Ada tiga tipe tentang karakter orang tua.

"Pertama, tipe permisif atau orang tua yang tidak memerhatikan proses belajar anaknya. Hal ini terjadi karena orang tua itu terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan di kantor, bisnisnya, rumah tangganya, atau menganggap bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab guru semata," ujar Jovita dalam virtual press conference.

Tipe kedua ialah otoriter, yakni orang tua yang terlalu mendominasi tugas anak, karena menginginkan anak itu memperoleh hasil yang sesuai dengan kehendak orang tua. Tipe orang tua ini mengambil alih tugas anaknya agar anak memperoleh hasil akademis semaksimal mungkin.

"Misalnya, mengerjakan tugas anaknya atau meminta guru lesnya mengerjakan tugas anaknya, atau meminta anak mencari jawaban temannya. Dalam hal ini anak bisa memperoleh nilai tinggi namun dia tidak memahami materinya," tuturnya.

Ia memaparkan bahwa kedua tipe orang tua itu kurang baik untuk perkembangan anak. Terutama, untuk perkembangannya di kemudian hari. Sedangkan tipe terakhir, berbeda jauh dan tentunya memengaruhi psikologi anak selama belajar di rumah di tengah pandemi covid-19.

Adalah tipe autoritatif, orang tua yang menyadari bahwa fungsinya sebagai fasilitator dan motivator untuk anaknya. Orang tua yang memiliki tipe ini akan membiarkan anak mengerjakan tugas, namun orang tua tetap mengawasi, membimbing, memberikan arahan jika diperlukan, serta berdiskusi dengan anaknya.

"Nah, tipe orang tua yang ketiga ini adalah tipe orang tua yang kooperatif dan kolaboratif dengan guru atau tenaga pendidik, serta memberikan dampak positif terhadap performa anaknya, terumata untuk di kemudian hari," pungkas Jovita.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar