ingatpesanibujagajarakmencucitanganmemakaimasker

Cara Mengatasi Kesepian Saat Isolasi di Rumah

( kata)
Cara Mengatasi Kesepian Saat Isolasi di Rumah
Ilustrasi Pixabay


Jakarta (Lampost.co) -- Melakukan isolasi diri di rumah dapat memiliki dampak pada kesehatan fisik dan mental, bahkan juga dapa berdampak pada sistem kekebalan tubuh. Ketika melakukan isolasi diri, kemungkinan bisa juga mengalami kesepian yang dapat berpengaruh pada kesehatan fisik. 

“Kesepian dapat membuat sistem kekebalan tubuh menurun,” ujar Soma Mandal, M.D., seorang internis. "Orang-orang yang kesepian cenderung memiliki lebih banyak stres," katanya. 

"Kesepian kronis dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan kita untuk menanggapi potensi infeksi serta kekuatan respons kekebalan kita," kata Chirag Shah, M.D., seorang dokter darurat.

Sebagai contoh, sepasang studi pada 2013 menemukan orang dewasa yang kesepian memiliki lebih banyak peradangan sebagai respons terhadap stres. 

Mandal mengatakan meskipun studi hanya memiliki masing-masing 134 dan 144 peserta, mereka mengonfirmasi studi pada hewan yang menemukan hubungan antara kesepian dan peradangan.

Peradangan adalah respons terhadap kerusakan tubuh di mana sel darah putih pindah ke daerah yang terluka, yang dapat menyebabkan pembengkakan atau kemerahan. 

Seperti respons fight or flight, inflamasi dibutuhkan jika memang diharuskan, akan tetapi jika inflamasi terus menerus terjadi, bisa berdampak negatif pada kesehatan. 

"Peradangan kronis seperti ini dapat menyebabkan penyakit lain, seperti penyakit jantung, kanker, dan demensia. Ini juga dapat memengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi virus," kata Mandal.

“Selama melakukan isolasi diri, sangat penting untuk menurunkan rasa kesepian ketika harus berada di rumah. Kamu masih dapat mengurangi tekanan psikologis, termasuk kesepian namun tetap memperhatikan pedoman jarak aman,” ujar Shah.

Menurut Mandal, ketika melakukan isolasi diri, teknologi memiliki peran yang sangat penting untuk membantu kamu bersosialisasi dengan orang lain. 

“Cobalah dengan melakukan video call, melakukan olahraga bersama secara virtual atau berpartisipasi dalam sebuah komunitas secara online untuk mengatasi kesepian,” ujarnya. 

“Selain itu, ada juga berbagai hal yang bisa kamu lakukan di ruang keluarga bersama dengan anggota keluarga lainnya,” kata Mandal.

Tetap di rumah juga jangan lupa melakukan 3M, menjaga jarak satu dengan lain, rajin mencuci tangan setelah melakukan berbagai hal dan ketika ingin makan, serta pakai masker jika kamu ke luar rumah atau sedang dalam kondisi kurang sehat.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.

Medcom







Berita Terkait



Komentar