#beasiswa

Cara Mendaftar Beasiswa Pelaku Budaya S2 dan S3

( kata)
Cara Mendaftar Beasiswa Pelaku Budaya S2 dan S3
Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah Putra


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyediakan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk para pelaku budaya. BPI bernama Beasiswa Pelaku Budaya ini tersedia untuk jenjang sarjana, magister hingga doktoral.

“Beasiswa Pelaku Budaya adalah beasiswa jenjang sarjana, magister dan doktoral yang diperuntukkan bagi warga negara Republik Indonesia yang aktif di bidang kebudayaan melalui mekanisme dan prosedur yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tulis dokumen beasiswa.kemdikbud.go.id yang dikutip Medcom.id, Rabu, 5 Mei 2021.

Khusus untuk beasiswa S2 dan S3, pendaftar bisa memilih perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Namun meski pendaftar bebas memilih perguruan tinggi serta jurusannya, tetap ada syarat yang mesti dipenuhi.

Sementara untuk fokus bidang yang sesuai dengan Daftar Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.

Lalu apa cara dan syarat daftar Beasiswa Pelaku Budaya serta pemilihan perguruan tingginya? Simak penjelasan berikut ini:

Cara daftar

Pendaftaran dilakukan di laman beasiswa.kemdikbud.go.id.

Periode pendaftaran

- Magister dan Doktoral Luar Negeri : 2 Mei- 2 Juni 2021
- Magister dan Doktoral Dalam Negeri : 2 Mei- 30 Juni 2021

Syarat pendaftar

Untuk syarat pendaftaran dapat diunduh di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/syarat-non-dosen.

Kriteria perguruan tinggi dan program studi Jenjang magister dan doktoral

Persyaratan umum untuk semua perguruan tinggi (dalam dan luar negeri):

- Memiliki keunggulan akademik di bidang ilmu yang menjadi fokus program beasiswa
- Memiliki komitmen dalam hal mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta memiliki kolaborasi internasional
- Memiliki kemampuan dan fasilitas untuk memberikan layanan akademik dan nonakademik
- Menyelenggarakan program pendidikan reguler untuk Magister dengan masa studi minimal 12 bulan dan maksimal 24 bulan
- Menyelenggarakan program pendidikan reguler untuk doktoral dengan masa studi maksimal 48 bulan
- Persyaratan khusus untuk perguruan tinggi tujuan di dalam negeri:
- Perguruan tinggi minimal akreditasi B yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan Kemendikbud tentang pelaksanaan program beasiswa.

Persyaratan khusus untuk perguruan tinggi tujuan di luar negeri:

-Perguruan Tinggi yang termasuk dalam 1000 Perguruan Tinggi Terbaik berdasarkan daftar QS World University Rankings tahun 2021
-(www.topuniversities.com/university-rankings/world-universityrankings/2021)
-Menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan Kemendikbud tentang pelaksanaan program beasiswa pendidikan yang didanai menggunakan beasiswa LPDP
-Khusus Topik Penelitian Jalur Rempah dan Repatriasi, Proposal penelitian dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan
-Penelitian dilakukan dengan bekerja sama dengan satuan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan
-Proposal penelitian dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan

Fokus bidang keilmuan

Daftar fokus bidang keilmuan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Kebudayaan dapat dilihat di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/syarat-non-dosen.

Komponen biaya

-Dana Pendidikan
-Dana Pendaftaran (at cost)
-Dana SPP (at cost)
-Dana Tunjangan Buku (per tahun)
-Dana Bantuan Tesis/ Desertasi
-Dana Bantuan Seminar/ Jurnal
-Dana Pendukung
-Dana Transportasi (at cost)
-Dana Hidup Bulanan
-Dana Keadaan Darurat
-Dana Kedatangan
-Dana Tunjangan Keluarga (dimulai semester ke-3) (khusus Doktoral)
-Dana Aplikasi Visa/Residence Permit (at cost) (khusus Magister/ Doktoral Luar Negeri)
-Dana Asuransi Kesehatan (at cost) (khusus Magister/ Doktoral Luar Negeri)
-Dana Karantina (khusus Magister/ Doktoral Luar Negeri)

Winarko







Berita Terkait



Komentar