#vaksinasi#covid-19#lampura

Capaian Vaksinasi Lampura 67,58 Persen

( kata)
Capaian Vaksinasi Lampura 67,58 Persen
Vaksinasi di Lampura baru capai 67 persen. (Foto:Dok)


KOTABUMI (Lampost)--Capaian vaksinasi diwilayah Kabupaten Lampung Utara sentuh 67,58%. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampura, Maya Natalia Manan, mengatakan capaian vaksinasi di wilayah Lampura mencapai 309.896 orang (67,58%) dari target 458.561 orang sampai dengan, Jumat, 24 Desember 2021.

"Kita terus berupaya melalui tenaga kesehatan, baik itu di fasilitas kesehatan, jemput bola langsung sampai tingkat Rt/Rw maupun pintu ke pintu (door to door)," kata dia.

Oleh karena itu pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung program pemerintah. Khususnya mensukseskan program vaksinasi, yang ditarget minimal 70% sampai akhir tahun. Sebab, di lapangan masih belum mendapat respons positif, apalagi belakangan.

"Itu yang dihadapi nakes kita di lapangan, oleh karena itu berharap masyarakat dapat sama-sama membantu. Sebab, ini adalah kewajiban bersama, dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Lampura, Dian Mauli.

Menyoal data kasus terkonfirmasi positif covid-19, sampai dengan saat ini mencapai 3.951 kasus. Dan sejak 20 Desember 2021, tidak ada penambahan.

"Terus jaga pola hidup bersih dan sehat, serta terus menerapkan protokol kesehatan sesuai pesan ibu. Yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengungi mobilitas (5M)," timpalnya.

Pantuan di lapangan, sejumlah fasilitas umum sering dikunjungi warga di Kotabumi dan sekitarnya dipasang baleho agar masyarakat tidak keluar rumah saat malam pergantian tahun baru mendatang. Seperti di Taman Santap, Bundaran Pasar Lama, Tugu Payan Mas, pintu masuk Gor Stadion Sukung dan lainnya.

"Apalagi sampai menggelar kumpul-kumpul atau pesta, meski tak ada penyekatan tetap ikuti anjuran pemerintah. Karena mengantisipasi penularan covid-19," tambah Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis, sekaligus Kalak Bencana Daerah itu.

Sebelumnya, warga di wilayah Kabupaten Lampung Utara diharap untuk tidak keluar rumah, apalagi sampai menggelar kegiatan mengumpulkan orang banyak di malam pergantian tahun baru 2022 mendatang.

Nozi Efialis, sekaligus Kepala BPBD mengatakan pemerintah daerah masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga suasana daerah, khususnya jelang natal dan tahun baru (nataru) 2022. Dengan tidak keluar dari rumah, atau bahkan menggelar pesta yang berpotensi terjadinya perkumpulan massa.

Sebab, sesuai Instruksi Bupati (Inbup) terbaru No.18/2021 melarang perayaan natal dan tahun baru, bahkan peribadatan dilaksanakan dirumah. Dalam menjaga situasi dan kondisi wilayah seperti saat ini, dimana Lampura berada di zona kuning PPKM level 1.

"Ini menjadi prioritas kita (pemerintah daerah), khususnya masalah pengawasan terhadap pelaksanaan prokes. Saat natal dan khusus malam pergantian tahun baru," kata Nozi.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar