#administrasikependudukan#adminduk#disdukcapil

Capaian Kinerja Administasi Kependudukan-Catatan Sipil Harus Terus Dioptimalkan

( kata)
Capaian Kinerja Administasi Kependudukan-Catatan Sipil Harus Terus Dioptimalkan
Kepala Disdukcapil Lampung, Achmad Saefulloh mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan Catatan Sipil secara virtual meeting, Selasa, 6 Oktober 2020. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah terus mengoptimalkan capaian kinerjanya dalam pendataan administrasi kependudukan dan catatan sipil. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan Catatan Sipil secara virtual meeting, Selasa, 6 Oktober 2020.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam arahannya mengapresiasi kinerja kepala daerah dan kadisdukcapil provinsi dan kabupaten/kota dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan adminduk sehingga sampai saat ini terselenggaranya administrasi kependudukan dengan basis data melalui NIK. Ia juga meminta untuk mengutamakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan adminduk karena dengan situasi wabah pandemi Covid-19 tidak menutup kemungkinan para pelayan publik khususnya dari Disdukcapil yang melakukan pelayanan bisa terjangkit.

"Situasi pandemi Covid-19 dan penekanan-penekanan terhadap pelaksanaan pencegahan dari wabah ini agar para pelayanan publik dari jajaran Disdukcapil kabupaten/kota maupun provinsi se-Indonesia tidak tertular," katanya sesuai siarannya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan kepala daerah terus mendorong Disdukcapil-nya untuk mencapai target bahkan melebihi target nasional yang diharapkan. Ia juga memberikan beberapa penekanan untuk kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Lampung.

Pertama, senantiasa mengecek laporan harian hasil pelayanan yang dilakukan Disdukcapil kabupaten/kota se-Lampung dalam upaya pencapaian target kinerja pelayanan di bidang adminduk dalam rangka membahagiakan masyarakat

Kedua, Disdukcapil provinsi terus memantau dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan Disdukcapil kabupaten/kota yang saat ini dilakukan dengan mengutamakan pelayanan daring atau online.

Ketiga, penekanan agar para kadis Dukcapil provinsi dan jajarannya banyak membaca peraturan berupa undang-undang, perpres peraturan pemerintah, maupun permendagri yang mengatur/memedomani penyelenggaraan adminduk sehingga pada saat menemukan permasalahan di daerah dapat mengetahui permasalahan-permasalahan yang dialami warga di daerah atau kabupaten/kota pada saat penyelenggaraan adminduk yang tidak dijalankan Disdukcapil kabupaten/kota. Hal tersebut agar jajaran Disdukcapil tidak melakukan pelanggaran dalam penyelenggaraan adminduk yang diakibatkan kelalaian.

Keempat, Disdukcapil provinsi maupun kabupaten/kota tidak boleh ikut serta dalam penyelesaian atau penetapan DPS dan DPT dari KPU dikarenakan bukan tugas dan wewenang Disdukcapil. Disdukcapil hanya memberikan DP4 dan sinkronisasi atau pemutakhiran data dalam menyukseskan pilkada yang diselenggarakan KPU.

Kelima, Disdukcapil provinsi maupun kabupaten/kota agar menerapkan strategi berupa disiplin dengan target dan harus lebih rajin lagi.

Semetara itu, Kepala Disdukcapil Lampung, Achmad Saefulloh mengatakan untuk capaian kinerja di Lampung untuk akta kelahiran 99,03%, sementara untuk capaian kinerja perekaman KTP-el sampai 30 September 2020 mencapai 99,00%, kemudian untuk capaian kinerja kartu identitas anak (KIA) 23,56%. Dia juga mengapresiasi jajaran Disdukcapil provinsi dan kabupaten/kota dalam melaksanakan tugas.

"Pelayanan adminduk terus dioptimalkan bagi masyarakat Lampung. Hasil pencapaian ini akan menjadi tantangan bagi Disdukcapil untuk terus membina dan melakukan sinergisitas dengan kabupaten/kota. Saya yakin para jajaran Disdukcapil kabupaten/kota akan terus berupaya bekerja keras, ikhlas, dan profesional dalam membahagiakan masyarakat," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar