#penipuan#jualbelitanah

Camat Tidak Mengetahui Kasus Penipuan Jual Beli Tanah di Sukaramebaru

( kata)
Camat Tidak Mengetahui Kasus Penipuan Jual Beli Tanah di Sukaramebaru
Peninjauan lokasi tanah yang dijualbelikan terlapor. Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kasus penipuan jual beli tanah yang melibatkan lurah Sukaramebaru terkait pengeluaran sporadik dan berujung kerugian pelapor sebagai pembeli tanah terus bergulir. Pasalnya, Camat Sukarame Zolahuddin Alzam Zami mengaku tidak mengetahui informasi jika lurahnya saat ini tengah diperiksa kepolisian.

Kepada Lampost.co, dia mengaku belum mengetahuikalau lurahnya dilaporkan oleh pihak yang dirugikan akibat penipuan jual beli tanah di wilayah Sabahbalau, Lampung Selatan. "Belum, saya tahunya cuma lurahnya mengeluarkan sporadik waktu itu. Tapi yang sekarang lagi diperiksa polisi baru tahu ini," ujarnya melalui sambungan telepon, Minggu, 5 Juli 2020.

Berita terkait: Terlapor Penipuan Jual Beli Tanah Segera Diperiksa

Sebagai aparat tingkat kecamatan, pihaknya selalu mengingatkan jajaran di bawahnya untuk tidak bertindak yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

"Kepada seluruh lurah saya sudah sering sampaikan, jangan bertindak di luar aturan hukum yang ada. Dan menurut saya, lurah itu juga mungkin tidak serta merta mengeluarkan sporadik jika memang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Dengan telah diperiksanya Lurah Sukaramebaru, Suhardi, kecamatan akan berkoordinasi dengan kelurahan dimaksud. "Besok saya akan tanya ke lurahnya langsung, apabila terdapat permasalahan agar berkoordinasi karena kita tidak terlalu paham tentang hukum maka coba agar berkonsultasi," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar