#BPNT#peratin

Camat dan Peratin Diminta Awasi Penyaluran Sembako

( kata)
Camat dan Peratin Diminta Awasi Penyaluran Sembako
dok Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Anggota DPRD Lampung Barat asal PKS Nopiyadi, Jumat,  10 April 2020, mengajak masyarakat, camat maupun peratin/lurah untuk mengawasi penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai(BPNT) berupa sembako. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp3,6 miliar yang akan disalurkan kepada 18 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Lampung Barat.

Menurutnya, dengan pengawasan yang ketat, baik yang dilaksanakan oleh anggota DPRD,  masyarakat, camat, peratin/lurah, maka penyaluran sembako itu diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga program tersebut dapat memenuhi 6 indikator (6T).

Enam indikator itu diantaranya tepat sasaran, tepat harga, tepat jmlah, tepat mutu, tepat waktu dan tepat administrasi. Penyaluran program sembako ini akan tercapai dengan baik bila seluruh pihak terkait dapat mengawasi prosesnya dengan maksimal.

Dengan adanya pengawasan yang baik maka kesalahan dilapangan bisa ditekan. Pengawasan, lanjut dia, bukan hanya tugas anggota DPRD saja akan tetapi semua harus ambil bagian  pengawasan tersebut.

Apalagi dampak sosial dari wabah covid-19 sudah mulai dirasakan masyarakat. Karena itu tentu ini sangat dibutuhkan dan ditunggu masyarakat penerima. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan penyaluran tahap 3 akan dilaksanakan pekan ini.

Ia menambahkan, untuk penyaluran saat ini, nilainya lebih besar yakni senilai Rp200 ribu/KPM. Sebelumnya KPM hanya menerima Rp110 ribu. Sembako senilai Rp200 ribu itu berupa 10kg beras,  30 butir telur, 1kg kentang, 1kg buah, 1/2kg kacang hijau. Untuk itu, jika ada KPM yang menerima tidak sesuai maka agar disampaikan.

Selain itu, Nopiyadi juga berharap agar petugas bisa bekerja professional. Petugas diminta harus bersabar dan memiliki jiwa sosial tinggi. Karena beban kerja yang berat diakui tidak sebanding dengan kesejahteraan yang diterima.

“Diharapkan tetap berusaha profesional untuk memberi pelayanan,  pemahaman yang benar dan sejelas-jelasnya tentang tata cara bertransaksi dengan kartu sembako/BPNT kepada KPM,” ujarnya.

Ia meminta agar petugas dapat menyampaikan dan membantu tata cara KPM untuk menyampaikan pengaduan jika mendapat kendala pada proses pengambilan bantuan ini.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar