#pilkades

Camat dan Apdesi Antisipasi Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkades

( kata)
Camat dan Apdesi Antisipasi Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkades
Ketua Apdesi Kecamatan Natar Andri Suwaldi saat memberi keterangan soal pilkades serentak di Kecamatan Natar. Febi Herumanika /Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak sembilan desa di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) di tengah masa pandemi Covid-19. Meski demikian, hampir semua desa menyatakan siap mentaati segala peraturan yang diberlakukan satgas Covid-19.

Sembilan desa yang akan memilih kepala desa itu diantaranya desa Wai Sari, Pancasila, Rulung Sari, Rulung Mulya, Mandah, Rejo Sari, Tanjung Sari, Kali Sari, dan Hajimena.

Selain di Natar, Kecamatan Tanjungbintang pun akan menggelar pilkades, setidaknya ada tiga desa yang akan melaksanakan politik tingkat desa tersebut, ketiga desa yakni desa Sukanegara, Rejomulyo dan Budi lestari.

Camat Tanjungbintang Hendri Hatta mengatakan dalam pilkades yang akan digelar dalam waktu dekat ini diharapkan dan harus dilakukan protokol kesehatan (Prokes) melekat. "Prokes ini wajib tidak boleh nggak, itu aturan yang harus dijalankan," katanya.

Selain itu menjaga situasi desa supaya dalam tahapan sampai pelaksanaan pilkades berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Natar, Andri Suwaldi mengatakan pertama yang disiapkan untuk saat ini soal Prokes, kedua kemanan serta kondusif.

"Natar cukup banyak yang akan melaksanakan Pilkades ada 9 desa, desa-desa ini harus kita siapkan soal Prokes serta terus kordinasi dengan satgas covid bagaimana caranya supaya pilkades ini berjalan tanpa melanggar ketentuan pemerintah soal penanganan covid-19," jelasnya.

Mengenai kondusifitas dan kemanan hal ini tidak bisa dikesampingkan juga, untuk itu kordinasi dengan unsur TNI/Polri terutama Babinsa dan Babinkamtibmas harus dilakukan.

"Menurut informasi setiap desa calon kades yang akan maju hampir semuanya lebih dari tiga orang, nah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, kita harus kordinasi dengan pihak kemanan baik TNI/polri dan juga linmas di setiap desa," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar