#beritalampung#beritalampungterkini#unila#pilrekunila#pemilihanrektorunila

Calon Rektor Unila Harus Mengedepankan Moralitas

( kata)
Calon Rektor Unila Harus Mengedepankan Moralitas
Foto ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat pendidikan dari Universitas Lampung (Unila) M Thoha B Sampurna Jaya menilai calon rektor harus memiliki sifat atau karakter yang mengedepankan moralitas. Berdasarkan penjaringan ada 8 nama yang mencalonkan diri untuk menjadi rektor Unila masa jabatan 2023—2027.

"Harapan warga Unila pilihlah yang terbaik dan berfokus pada masalah morality (moralitas). Soal kemampuan itu bisa dicari dan dikembangkan, tapi masalah moral dan etika itu suatu karakter yang sifatnya permanen," ujarnya, Minggu, 4 Desember 2022.

Menurut dia, pemimpin suatu perguruan tinggi (PT) tidak sama dengan di tempat lain. Sebab yang diutamakan ialah kejujuran dan mengedepankan kebenaran.

"Membawa Unila ke arah yang lebih baik lagi sehingga citra yang akhir-akhir ini kurang menyenangkan bisa diatasi oleh rektor baru nanti," katanya. 

Baca juga: FKUB Nilai Pendidikan Moderasi Beragama Penting Dijadikan Kurikulum 

Dia juga mengingatkan yang akan memilih nanti agar tidak terjebak pada hal yang bersifat pragmatis. Pilihlah yang terbaik untuk Unila, bukan kelompok tertentu jangan sampai terperosok dalam lubang yang sama dua kali.

"Semua calon baik, tapi kita memilih yang terbaik terutama rekam jejak moral yang harus dipertimbangkan untuk mengangkat lagi nama baik Unila," katanya.

"Harapan ke depannya Unila tidak hanya tentang kuantitas tapi kualitas harus terus dipertimbangkan. Ini bukan harapan dosen saja tapi karyawan, tenaga kependidikan, harapan seluruh mahasiswa Unila," ujarnya. 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar