#LAMPUNG

Calon Rektor Unila Diharapkan Bukan Orang yang Terlibat Kasus Karomani

( kata)
Calon Rektor Unila Diharapkan Bukan Orang yang Terlibat Kasus Karomani
Universitas Lampung. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Lampung berharap agar orang-orang yang akan mengikuti pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) benar-benar yang berintegritas dan tidak terlibat dalam kasus Karomani.

"Kami dukung pilihan rektor Unila yang bersih dari KKN dan harus bersih dari orang-orang yang kemarin terlibat kasus OTT rektor sebelumnya," kata Koordinator Presidium Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah (KPKAD) Lampung, Gindha Ansori Wayka, Selasa, 15 November 2022.

Dia menambahkan jika nantinya calon rektor Unila ternyata pernah terlibat kasus OTT tersebut maka berpotensi Unila jatuh ke lubang yang sama. "Akan tetap sama dan tidak akan ada perubahan karena isi kepala manusia penggantinya tidak kalah jauh dengan rektor yang kena OTT sebelumnya," kata dia.

Sebelumnya, Unila mengumumkan pelaksana pemilihan rektor (pilrek) periode 2023-2027. Sesuai arahan Mendikbudristek, bahwa pemilihan Rektor Unila dipercepat.

Ketua Pelaksana Pilrek 2023-2027, Prof Aburrahman mengatakan jadwal pelaksanaan pendaftaran bakal calon rektor dimulai 16 November 2022 sampai 29 November 2022.

Setelah pendaftaran, akan ada seleksi administrasi pada 25 November 2022 sampai 30 November 2022.

"Lalu ada penyerahan hasil seleksi administrasi kepada senat pada 5 Desember 2022 dan besoknya penetapan bakal calon rektor dalam rapat senat," kata Abe.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar