pilkadacovid-19lampungselatanKPUbawaslu

Calon Kepala Daerah Wajib Fasilitasi Saksi Aman Covid-19

( kata)
Calon Kepala Daerah Wajib Fasilitasi Saksi Aman Covid-19
Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi menyatakan seluruh saksi pasangan calon bupati dan wakil bupati wajib bebas dari paparan virus covid-19. Kewajiban tersebut merupakan tanggung jawab masing-masing para kandidat.

"Bukan hanya pihak penyelenggara dan pengawas saja yang wajib bebas covid-19. Tapi, saksi masing-masing paslon wajib bebas dari covid-19. Ini merupakan Komitemen bersama untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini," kata Pramono saat ditemui di gudang logistik KPU Lampung Selatan, Rabu 2 Desember 2020.

Menurut Pramono, KPU mengatur tentang pelayanan pemeriksaan rapid test untuk jajarannya hingga tingkat TPS. Begitu pula Bawaslu memberikan pelayanan rapid test untuk jajarannya. 

"Untuk itu, kami berharap komponen biaya pelayanan pemeriksaan kesehatan seperti rapid test bagi para saksi pasangan calon tentu tanggungjawab masing-masing para kandidat. Sehingga, diharapkan ini bagian dari komitmen bersama, yakni KPU, Bawaslu, pemilih dan paslon untuk menegakkan protokol kesehatan," ujarnya. 

Namun, secara teknis dia menilai bisa dikoordinasi dengan KPU kabupaten/kota, seperti bukti rapid test. "Terpenting, jangan sampai justru para saksinya yang tidak yakin akan kesehatannya," ujar dia. 

Sementara itu, Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak mengatakan pihaknya mengimbau masing-masing pasangan calon melalui Liaision Officer (LO) supaya para saksi dapat menjalani rapid test sebelum pencoblosan pada 9 Desember 2020.

"Sejauh ini memang tidak ada regulasi yang mewajibkan saksi paslon untuk di rapid test. Tapi, nanti kami akan berkoordinasi dengan masing-masing paslon untuk agar saksi di rapid test," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar