#ijazahpalsu#pidana#beritatuba

Calon Kakam Pakai Ijazah Palsu Terancam Pidana

( kata)
Calon Kakam Pakai Ijazah Palsu Terancam Pidana
Dokumentasi Lampost.co

Menggala (Lampost.co) -- Anggota Komisi l DPRD Kabupaten Tulangbawang Nirwansyah Habib menyatakan calon maupun panitia penyelenggara pemilihan kepala kampung dapat terancam pidana. 

Jika salah satu calon Kepala Kampung Pancakarya Purnajaya, Kecamatan Banjarbaru, Tulangbawang terbukti menggunakan ijazah palsu. 

"Calon maupun panitia yang diduga main mata meloloskan salah satu calon diduga menggunakan ijazah palsu dapat diancam pidana penjara 6 tahun. Namun yang dapat menyatakan ijazah itu palsu atau tidak keputusan dari pengadilan," kata Politisi asal Partai Golkar seusai menggelar hearing dengan Pemkab Tulangbawang, Senin 25 November 2019.

Hearing tertutup yang dipimpin Wakil Komisi l Ferli Sanjaya dan dihadiri Kasubag Otonomi Daerah Wayan Wilarahula serta Kabag Hukum Anuari.

Nirwansyah menuturkan, dalam hearing tersebut pihaknya menanyakan seputar peran Tapem dalam pelaksanaan pilkakam. Serta mengklarifikasi laporan masyarakat yang diduga salah satu calon menggunakan ijazah palsu. Namun dapat lolos menjadi calon kakam.

"Mereka mengaku hasil rapat dengan panitia pilkakam. Panitia menyatakan sesuai dengan data-data yang masuk. Mereka juga mengatakan, tidak bisa mengintervensi masalah itu, karena memang hak panitia pelaksana," kata dia.

"Tadi ada data verifikasi yang masuk soal dugaan ijazah palsu itu. Tapi karena baru dikirim panitia melalui WhatsApp ke Tapem. Jadi belum tau soal surat itu, karena kami minta surat itu di kirim secara resmi. Jadi belum tau soal isi surat itu," katanya.

Kasubag Otonomi Daerah Wayan Wilarahula membenarkan, jika dalam hearing tersebut pihaknya dicecar soal pengetahuan mereka soal dugaan salah satu calon kakam menggunakan ijazah palsu. 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar