#beritalampung#beritalamteng#kriminal

Lecehkan Siswi SMP Bermodus Pacaran, Pemuda Asal Sendangagung Diringkus Polisi

( kata)
Lecehkan Siswi SMP Bermodus Pacaran, Pemuda Asal Sendangagung Diringkus Polisi
Pelaku yang saat berada di Mapolsek Kalirejo untuk penanganan lebih lanjut. Dok/Polsek Kalirejo


Gunungsugih (Lampost.co): Jajaran anggota Polsek Kalirejo mengamankan BO (23) warga Kampung Sendangasih, Kecamatan Sendangagung, Kabupaten Lampung Tengah, usai membawa kabur dan melakukan pelecehan terhadap anak dibawah umur yang masih duduk di bangku SMP.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari orang tua korban yang merupakan warga Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.

Peristiwa bermula saat korban M (14) dijemput oleh pelaku kemudian dibawa kabur oleh pelaku menuju ke rumah pelaku yang berada di Kampung Sendangasih, pada Sabtu, 19 November 2022, sekitar pukul 08.00 WIB.

"Saat orang tua korban hendak menjemput anaknya di sekolah, ia tidak menjumpai anaknya. Lalu bertanya kepada teman korban dan dijelaskan oleh teman korban tersebut bahwa M hari ini tidak sekolah. Kemudian menurut informasi dari teman korban, ia melihat saat itu korban dijemput oleh pelaku BO kemudian pergi meninggalkan sekolah,” kata Kapolsek Kalirejo Iptu Junaidi, Senin, 21 November 2022.

Baca juga:  Pelaku Penipuan Modus Gadai Sawah di Pringsewu Diamankan Polisi

Mendapat informasi tersebut, lanjut Junaidi, orang tua korban langsung menghubungi korban dan meminta pelaku untuk mengantar korban pulang. Ketika sudah sampai di rumah, pelaku mengaku telah melecehkan korban sebanyak lima kali di rumahnya yang berada di Kampung Sendangasih.

"Pada saat itu, korban membenarkan bahwa ia telah dilecehkan pelaku sebanyak lima kali di rumah pelaku. Atas kejadian tersebut, orang tua korban tidak terima dan melaporkan ke Polsek Kalirejo," kata dia.

Setelah menerima laporan korban dan memeriksa para saksi, pelaku diamankan petugas berikut barang bukti berupa pakaian korban kemudian dibawa ke Mapolsek Kalirejo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku mengaku selama ini ia menjalin kedekatan dengan korban (pacaran). Pelaku merayu dan membujuk korban hingga melecehkan korban sebanyak lima kali di rumahnya saat situasi sepi tidak ada orang," kata Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat atas persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan Pasal 76 D juncto Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar