#sidang#pencabulan#beritalampung#kakek

Cabuli Bocah 7 Tahun, Kakek 60 Tahun Ini Dituntut 7,5 Tahun

( kata)
Cabuli Bocah 7 Tahun, Kakek 60 Tahun Ini Dituntut 7,5 Tahun
Kakek Pendie dituntut 7,5 tahun karena kasus pencabulan anak di bawah umur. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menuntut Kakek Pendie (60) dengan pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan pidana penjara atas perbuatan cabul yang dilakukanya terhadap anak di bawah umur berinisial SF (7).
Jaksa menilai, laki-laki lanjut usia itu terbukti secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai mana diatur dalam Pasal 82 Undang-undang Nomor. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Selain pidana penjara selama 7,6 tahu Jaksa Desi menuntut lansia ini membayar pidana denda Rp200 juta Subsider 6 bulan kurungan.
"Kepada majelis Hakim yang menangani perkara ini agar menjatuhkan kurungan penjara kepada terdakwa selama tujuh tahun enam bulan. Selain itu, terdakwa juga dijatuhu denda sebesar Rp200 juta subsider enam bulan," kata Jaksa Desi.
Jaksa menjelaskan, bermula saat terdakwa mengantarkan korban untuk berangkat kesalah satu sekolah di Bandar Lampung. Sesampai di sekolah, korban menunggu didepan kelas lantaran kelasnya sedang dipakai oleh murid lainnya.
Saat itu terdakwa yang keseharian mengantar korban, memanggil korban dengan berpura-pura merapihkan pakaiaannya, bukan merapihkan pakaian justru korban memasukan tangannya kedalam celana dan meremas dada saksi korban.
"Kemudian korban kembali pulang ke rumahnya. Salah satu guru yang melihat perbuatan tersebut, memanggil korban dan bertanya siapakah yang mengantarkannya itu, Korban menjawab bahwa pria tersebut adalah abudemennya," kata Jaksa.
Tidak sampai disitu saja guru korban kembali menanyakan korban diapakan oleh lansia tersebut, kemudian korban menjawab dipegang. Dari situ guru tersebut memanggil keluarga korban dan keluarga korban melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Sekolah sehingga terdakwa dapat ditangkap petugas polisi.

Febi Herumanika



Berita Terkait



Komentar