#pencabulan#asusila#beritalamtim#kriminal

Cabuli Anak Tiri, Warga Sukadana Digelandang ke Kantor Polisi

( kata)
Cabuli Anak Tiri, Warga Sukadana Digelandang ke Kantor Polisi
MR, tersangka pencabulan terhadap anak tiri saat diperiksa di kantor Polres Lamtim. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co): Mengaku khilaf, MR, 53, warga Kecamatan Sukadana tega mencabuli anak tirinya berinisial AP yang masih berusia enam tahun sebanyak empat kali.

Akibat perbuatannya, MR yang berprofesi sebagai buruh serabutan itu diringkus petugas Unit PPA Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lamtim, Senin, 20 Januari 2020, malam.

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Faria Arista membenarkan bahwa petugas Unit PPA at Reskrim Polres Lamtim mengamankan MR karena diduga telah mencabuli anak tirinya sebanyak empat kali.

MR diringkus petugas saat sedang berkunjung ke rumah kerabatnya di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu, Lamtim.

AKP Faria mengatakan modus yang dilakukan tersangka MR dalam melakukan aksi bejat terhadap anak tirinya dengan mendekati anak tirinya saat ibunya atau istri MR sedang keluar rumah.

"Setelah didekati, MR kemudian mengancam akan memukul anak tirinya jika menolak kehendaknya atau melaporkan perbuatan bejat tersebut ke ibu kandung korban. Karena ketakutan, korban tak berdaya dan terpaksa menuruti kemauan ayah tirinya," kata dia.

Karena aksi bejat pertama berjalan lancar, MR kemudian mengulanginya lagi sampai empat kali. Aksi bejat sang ayah tiri yang sudah berlangsung sekitar satu tahun itu baru berakhir setelah ketahuan dan dilaporkan ke Polres Lamtim.

AKP Faria mengatakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka MR sudah diamankan ke Mapolres setempat dan dikenakan Pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka MR mengaku bahwa perbuatan bejat terhadap anak tirinya itu diawali sekitar setahun lalu, saat istrinya atau ibu kandung korban bekerja ke Jakarta.

Meski kemudian istrinya sudah kembali dari Jakarta, aksi bejat yang dilakukan MR terhadap anak tirinya itu terus berlanjut hingga akhirnya ketahuan ibu kandung korban atau istrinya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar