kasusasusilatulangbawang

Pria di Rawajitu Ditangkap karena Mencabuli Anak Tiri

( kata)
Pria di Rawajitu Ditangkap karena Mencabuli Anak Tiri
Pelaku pencabulan saat diamankan di Mapolsek Rawajitu Selatan. Foto: Dok

Menggala (Lampost.co): Seorang pelajar asal Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang, nyaris jadi korban pemerkosaan. Tragisnya, pelaku merupakan ayah tiri korban.

Remaja berusia 14 tahun yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu bahkan, sempat mendapat perbuatan tak senonoh pelaku saat mengendarai sepeda motor.

Aksi biadab pelaku terbongkar saat korban berhasil meloloskan diri ketika hendak diperkosa ayah tirinya di rumah. Ia berhasil kabur dan menceritakan kejadian yang menimpa dirinya kepada sang ibu.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Wagimin mengatakan pelaku yakni Usman warga Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang.

Pria 49 tahun yang kesehariannya merupakan motoris speedboat itu dibekuk anggotanya berdasarkan laporan EA (39) yang merupakan ibu kandung korban ke Mapolsek setempat Kamis, 16 Juli 2020.

"Pelaku pencabulan ini ditangkap petugas, Jumat, 17 Juli 2020, sekitar pukul 03.15 WIB saat sedang berada di rumahnya," kata Iptu Wagimin, Minggu, 19 Juli 2020.

Ia menceritakan aksi tersangka berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2020 sekitar pukul 20.05 WIB. Mulanya, kata Wagimin, tersangka meminta korban pergi ke warung membelikannya rokok. Saat hendak berangkat, tersangka kembali memanggil korban dan meminta untuk diantarkan ke Jalan Manggis dengan menggunakan sepeda motor.

Di tengah perjalanan di jalan poros Kampung Gedungkarya Jitu, korban yang awalnya duduk dibagian belakang atau dibonceng pelaku, tiba-tiba diminta untuk bergantian mengendarai motor.

"Ketika melintas di depan bengkel pelaku ini langsung melakukan perbuatan asusila kepada korban dengan memegang payudara dan mencium leher korban. Perbuatan asusila yang dilakukan ayah tirinya ini terjadi berulang kali sampai di depan kuburan. Korban tidak bisa berbuat apa-apa selain karena posisinya sedang mengendarai motor, korban diancam akan dibunuh jika bercerita kepada orang lain," ujar dia.

Saat kembali di rumah mereka, imbuh Wagimin, tersangka kembali hendak melancarkan aksinya dengan memaksa korban masuk ke kamar. Namun, korban berhasil meloloskan diri dan mengadukan kejadian yang menimpanya kepada sang ibu.

"Perbuatan asusila yang dilakukan pelaku ini kembali terjadi saat korban tiba di rumah. Pelaku sempat menarik korban masuk ke dalam kamarnya, tetapi korban berhasil melarikan diri dan keluar dari rumah. Kemudian menceritakan peristiwa yang dialami kepada ibu kandungnya," katanya.

Tersangka saat ini ditahan di Mapolsek Rawajitu Selatan. Ia terancam dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar