#inflasi#hargacabai#beritalampung

Cabai Merah Sumbang Inflasi Terbesar di Bandar Lampung Sepanjang Tiga Bulan

( kata)
Cabai Merah Sumbang Inflasi Terbesar di Bandar Lampung Sepanjang Tiga Bulan
BPS sampaikan tingkat inflasi Bandar Lampung Juli 2019. Lampost.co/Effran Kurniawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tingginya harga cabai merah menjadi penyumbang terbesar inflasi dalam tiga bulan terakhir. Kelangkaan atas pasokan dipasaran menjadi penyebab utama komoditas tersebut terus merajai Indeka Harga Konsumen (IHK).

Tercatat, pada Juli 2019 Bandar Lampung mengalami inflasi 0,71% atas kenaikan IHK dari 138,4 pada Juni menjadi 139,38 di Juli ini. Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam diantaranya mengalami inflasi terutama pada bahan makanan yang meroket hingga 2,69% dengan kontribusi sebesar 0,66% pada inflasi.

Dari komoditas tersebut, cabai merah memiliki kenaikan harga tertinggi sebesar 0,78%. Hal tersebut terus terjadi sepanjang Mei dan Juni 2019 ini yang terus mengalami lonjakan mulai Mei sebesar 0,24% dan 0,58% pada Juni.

Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Riduan menjelaskan kenaikan harga cabai merah itu dimulai sejak Mei yang berlanjut hingga Juli. Dominasi tingginya harga cabai merah tersebut turut membentuk IHK kota tapis berseri terus meningkat dari 138,4 pada Juni menjadi 139,38 di Juli.

"Kenaikan IHK membentuk inflasi sebesar 0,71%. Selain cabai merah, pembentuk inflasi lainnya masih disumbangkan dari kelompok bahan makanan, seperti beras (0,08%), dan cabai rawit (0,04%). Kemudian ada pula siomay 0,06%, upah asisten rumah tangga (0,04%), dan tarif pulsa telepon (0,03%)," kata Riduan di kantor BPS Lampung, Kamis (1/8/2019).

Menurutnya, kelangkaan cabai merah tersebut sepatutnya bisa dapat ditangani dengan segera. Sebab, jika pemerintah dan unsur terkait lainnya tidak mengeluarkan kebijakan, kondisi tersebut akan terus berlanjut hingga ke Agustus. "Contohnya bisa dengan meminta cabai dari daerah lain agar pasokannya pasaran stabil lagi," ujarnya.

Effran Kurniawan



Berita Terkait



Komentar