#beritalampung#beritametro#ekbis

Cabai Lokal Diobral Rp35 Ribu Per Kilo di Pasar Agro Ceria

( kata)
Cabai Lokal Diobral Rp35 Ribu Per Kilo di Pasar Agro Ceria
Pasar Agro Ceria di Lapangan Rejomulyo, Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Lampost.co (Lampost.co): Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro menggelar Pasar Agro Ceria. Dalam gelaran tersebut beberapa hasil panen lokal dijual dengan harga murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Data yang dihimpun Lampung Post, mulai dari cabai merah diijual Rp65 ribu per kilo dan cabai caplak Rp35 ribu per kilo. Sementara untuk harga bawang merah dijual dengan harga Rp35 ribu per kilo dan bawang putih Rp20 ribu per kilo. Kemudian telur ayam ras masih diharga Rp27.500 per kilo.

Kepala DKP3 Kota Metro Herry Wiratno mengatakan, dalam gelaran Pasar Agro Ceria yang dilakukan di Lapangan Rejomulyo, Metro Selatan ini bertujuan untuk mempertemukan para petani lokal langsung dengan konsumen.

"Dengan ini harga komoditas tidak akan terlalu tinggi. Karena tidak ada tengkulak dalam proses penjualan ini, sehingga masyarakat juga bisa membeli dengan harga murah," kata dia, Jumat, 22 Juli 2022.

Dia menjelaskan, pihaknya akan memaksimalkan lagi hasil petani lokal agar bisa bersaing dan di jual untuk kebutuhan masyarakat. "Meskipun hasil produksi kita belum memumpuni, kami akan genjot terus. Setidaknya ini akan meringankan beban masyarakat ditengah mahalnya harga komoditas yang terjadi di lapangan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Pasar Tani Agro Ceria, Asroni mengungkapkan, dalam gelaran ini antusias masyarakat cukup tinggi. "Ini yang paling utama. Karena disini jualan nya murah masyarakat langsung menyerbu. Petani juga tidak akan rugi karena memang ini bisa memangkas biaya transportasi jika memang dijual keluar daerah," kata dia.

"Disini sama-sama diuntungkan, petani menjual diatas harga jual kepada tengkulak dan masyarakat membeli dibawah harga pasaran," lanjutnya.

Sekretaris Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengapresiasi gelaran tersebut. Menurutnya, perlu konsistensi untuk menjaga lonjakan harga komoditas yang terjadi di Bumi Sai Wawai. "Tentu ini sangat bermanfaat, ini sudah digagas sejak lama dan diharapkan dapat terus berjalan. Tentu ini upaya pemerintah untuk mengatasi tingginya harga komoditas yang saat ini terjadi," ujarnya.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar