#mudik#nasional

Bus Nakal Angkut Pemudik Dikandangkan

( kata)
Bus Nakal Angkut Pemudik Dikandangkan
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bus nakal yang masih mengangkut pemudik dari luar Lampung tujuan Pulau Jawa dikandangkan. Pasalnya, mereka dikhawatirkan akan mengancam warga Lampung di musim pandemi virus corona atau Covid-19, juga mereka melanggar izin angkutan penumpang dan barang.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bamban Sumbogo mengatakan hingga tadi malam, masih banyak bus pengangkut pemudik yang datang ke Bakauheni. Padahal jelas mereka melanggar Perda No 4/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Mobil Angkutan Penumpang dan Angkutan Barang untuk Umum tanpa Izin.

"Ada yang kami tangkap di jalan tol dan kami minta putar balik dan tilang. Namun ada juga yang lolos, walaupun kemudian tertangkap juga di Bakauheni, juga ditilang. Mulai besok (hari ini, red), bus-bus yang masih mengakut pemudik itu akan kami kandangkan mobilnya," kata Bambang Sumbogo saat dihubungi Lampost.co, tadi malam, 18 Mei 2020.

Berita Terkait: Arinal Surati Gubernur Se-Sumatera tentang Larangan Mudik

Menurut Bambang, untuk penumpang yang sudah telanjur di Bakauheni diambil kebijakan untuk diseberangkan jika lolos uji kesehatan. Yang tidak lolos, tidak diperbolehkan. "Tapi saya berharap, tidak ada lagi pemudik yang nekat. Lagi pula, mereka bisa lolos tes kesehatan di Bakau, tapi nanti di Pulau Jawa pasti bakal kesulitan juga untuk sampai ke kampungnya," kata dia.

Diketahui, ada ratusan pemudik berasal dari Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau. Mereka pekerja yang telah di-PHK tersebut merupakan warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Mereka sempat ditahan, tetapi muncul lagi di terminal pelabuhan, setelah diturunkan mobil angkutannya. Akibatnya, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan rapid test. Bagi yang memenuhi syarat, dibiarkan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar