#bansos#korbanphk#syaratdipermudah

Buruh Minta Syarat Penerimaan Bansos Korban PHK Dipermudah

( kata)
Buruh Minta Syarat Penerimaan Bansos Korban PHK Dipermudah
Ilustrasi. Medcom.id

Bekasi (Lampost.co) -- Serikat pekerja di Kota Bekasi meminta agar syarat penerimaan bantuan sosial (bansos) untuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dipermudah. Persoalan administrasi korban PHK membuat bansos tersebut belum terdistribusi.

Koordinator Aliansi Buruh Kota Bekasi, Masrul Zambak, mengatakan terdapat beberapa alasan buruh belum mengambil bansos karena persoalan administrasi.

"Kalau kita lihat daripada aturan yang ada secara pengambilan ini, kami belum melengkapi secara utuh. Saya jujur sampaikan memang ini kesulitan di lapangan, ketika teman-teman kita di-PHK, kita minta KTP-nya itu bisa berbulan-bulan untuk dapat, ini kesulitan kami," kata Masrul di Bekasi, Jumat, 7 Agustus 2020. 

Masrul menjelaskan hal ini diperlukan agar bansos untuk korban PHK dapat segera terdistribusi. Apalagi saat ini terdapat ratusan paket bansos yang belum tersalurkan.

"Karena seluruh terdata pun tidak pernah ada di tempat, ada yang sudah pulang (kampung), kadang-kadang nyari-nya, menghubunginya susah, kadang-kadang kami minta nomor KTP-nya, cuma bantuan hanya lima liter kadang-kadang jadi bahan candaan," katanya. 

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, mengatakan pihaknya juga menginginkan agar bansos korban PHK ini dapat segera terdistribusi. "Saya sih ingin secepatnya, sama seperti rekan-rekan, saya tidak menginginkan adanya penumpukan ini, kita juga bekerja sama sebenarnya," ujarnya.

Sebelumnya perbedaan data jumlah karyawan korban PHK menjadi kendala pendistribusian bantuan sosial (bansos). Sehingga, masih terdapat sekitar ratusan paket bansos berada di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga Jumat, 7 Agustus 2020.

Medcom



Berita Terkait



Komentar