#Buruh#Demonstrasi#Lampung#RUUKetenagakerjaan

Buruh di Lampung Demo Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

( kata)
Buruh di Lampung Demo Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh di Lampung, Rabu, 21 Agustus 2019, menggelar akasi di depan portal utama Pemprov Lampung. (Foto: Setiaji Bintang P)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) – Ratusan buruh dari berbagai perusahan di Lampung, Rabu, 21 Agustus 2019, menggelar aksi di depan portal utama Kantor Gubernur Lampung

Mereka tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL).  Aksi tersebut dalam rangka menolak revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Salah satu peserta demo yang merupakan buruh salah satu perusahan seafood di Lampung, Suparti (61) mengungkapkan selama ini perusahaan tidak memberikan hak-hak para karyawan secara utuh.

Selama 12 tahun mengabdi, Suparti tak juga diangkat menjadi karyawan tetap. Perusahaan tidak tahu saat pekerja wanita sakit ketika haid datang. 

"Perusahaan tidak mau tahu ketika anak buahnya merasaka kesakitan saat haid," ujarnya.

Dijelaskannya, banyak buruh yang sakit, namun dipersulit perusahaaan untuk izin maupun. Menurutnya itu tidak manusiawi itu.

"Pesangon, gaji,  berserikat dihalangi, diintimidasi, saya nggak suka seperti itu," kata dia.

Akhirnya,  beberapa perwakilan dipersilahkan masuk ke kantor gubernur.  Delegasi dari PPRL itu diterima oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat.  Pertemuan dilakukan diruangan asisten.

Taufik mengatakan, pihaknya mengapresiasi aspirasi yang disampaikan oleh buruh di Lampung.

"Nanti kami akan  pelajari dan sampaikan ke pemerintah Pusat. Kita menampung,  tahapnya masih menampung. Jadi bahan ini bisa jadi laporan ke tingkat pusat," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar