buruhsenpi

Polsek Penawartama Bekukan Bawa Senpi Ilegal dan Narkoba

( kata)
Polsek Penawartama Bekukan Bawa Senpi Ilegal dan Narkoba
Caption: Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Mapolsek Penawartama. (Polsek).


MENGGALA (Lampost.co) -- Polsek Penawartama menangkap seorang buruh dalam operasi yustisi di jalan Kampung Wiraagung Sari, Kecamatan Penawartama, Tulangbawang, karena kedapatan membawa senjata api rakitan dan narkoba. Pria yang diamankan yakni AI (27), warga Desa Talangbatu, Kecamatan Mesuji Timur, Mesuji. 

"Pelaku ditangkap tadi pagi, sekira 09.15 WIB, di sebuah warung soto yang ada di pinggir jalan Kampung Wiraagung Sari," ujar Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Penawartama Iptu Timur Irawan, Rabu, 21 Oktober 2020.

Penangkapan tersangka, terang Timur Irawan, berawal saat petugasnya tengah melaksanakan operasi yustisi di Kampung Wiraagung Sari. Petugas kemudian mendapati gerak gerik mencurigakan dari tersangka yang saat itu tengah makan soto di warung.

"Petugas kami menghampiri pria tersebut, lalu dilakukan penggeledahan badan dan barang yang dibawanya. Saat digeledah sebuah tas kecil selempang warna hitam, ditemukan barang bukti senpi ilegal jenis revolver warna silver yang di dalam silindernya terdapat tiga butir amunisi aktif call 5,56 mm," kata dia.

"Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain dari dalam tas berupa timbangan digital, 18 buah plastik klip bening kosong, satu buah plastik klip bening berisi sisa serpihan narkotika jenis sabu, pipet berbentuk sekop warna merah putih, dan uang tunai sebanyak Rp755 ribu," kata dia.

Menurut pengakuan tersangka, imbuh Timur, ia baru saja selesai menggunakan sabu-sabu. Saat ini tersangka tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Penawartama. Ia terancam dijerat dengan dua pasal sekaligus yakni Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senpi dan amunisi ilegal serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar