#BEI#garuda

Bursa Minta Garuda Indonesia Jelaskan ke Publik Seluruh Kasusnya

( kata)
Bursa Minta Garuda Indonesia Jelaskan ke Publik Seluruh Kasusnya
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/Panca Syurkani

Jakarta (Lampost.co) -- Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memanggil manajemen PT Garuda Indonesia Tbk untuk menjelaskan kasus-kasus terkini di tubuh perusahaan.
 
Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dan klarifikasi kepada emiten maskapai pelat merah tersebut.
 
Menurutnya, kasus-kasus yang menimpa perseroan belakangan ini menyangkut komitmen perusahaan dalam menerapkan prisnip-good corporate governance (gcg) sebagai perusahaan publik.

"Kita juga panggil untuk Garuda buat klarifikasi. Jadi kita memberikan kesempatan buat mereka untuk mengklarifikasi apa yang terjadi di dalam," kata Inarno saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.
 
Di tempat yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan pihak BEI sudah meminta penjelasan mengenai beberapa kasus terkini, terutama pergantian direksi.
 
Pihak Garuda Indonesia pun pada 9 Desember 2019 sudah memberikan penjelasan. Namun penjelasan tersebut dinilai belum cukup menjawab sehingga BEI akan memanggil kembali manajemen emiten bursa berkode GIIA tersebut.
 
"Ada satu lagi (penjelasan Garuda Indonesia) yang kita tunggu tanggapannya. Batas waktu itu tiga hari bursa," ujar Nyoman.
 
Kasus Garuda Indonesia seakan tidak ada habisnya. Setelah terkuaknya kasus penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton, 'kenakalan' direksi kepada awak kabin terbongkar. Lalu belum lama berselang, Garuda Indonesia ketahuan menyelewengkan dana sosial atau corporate social responsibility (CSR).

Medcom



Berita Terkait



Komentar